Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Calon Presiden Prancis Dilempar Tepung saat Kampanye

Malu, mungkin perasaan itu yang pertama kali itu dirasakan oleh Francois Hollande, seorang kandidat Presiden Prancis, yang harus menerima lemparan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Malu, mungkin perasaan itu yang pertama kali itu dirasakan oleh Francois Hollande, seorang kandidat Presiden Prancis, yang harus menerima lemparan tepung terigu dari seorang perempuan, saat ia tengah berkampanye di Paris, Prancis, Kamis (2/2/2012).

Insiden itu bermula, ketika seorang wanita berusia 45 tahun, berlari ke sisi podium tempat Francois Hollande berbicara. Dengan cepat, ia kemudian melemparkan serbuk tepung terigu yang ia bawa di dalam sebuah kantong, ke arah wajah Francois yang tengah berbicara di atas panggung.

Saat itu Francois tengah membicarakan tentang janji politiknya menyediakan perumahan untuk rakyat, dimana ia siap menandatangani kontrak politik untuk janjinya tersebut


Wanita itu melemparkan tepung dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga membuat sebagian wajah dan rambutnya tertutup serbuk putih tepung. Tak luput juga kacamata yang ia kenakan.

Melihat hal tersebut, para ajudan Francois dengan sigap segera menerkam wanita tersebut dan menjatuhkannya ke lantai.

Wanita itu, kemudian dibawa turun dari panggung dan digiring keluar dari arena kampanye Francois.

Pada awalnya Francois tampak bingung saat menerima lemparan tepung, tapi ia kemudian berhasil mengatasi situasi dan ekspresinya kelihatan lebih tenang. Ia kemudian
melanjutkan kampanyenya.

Meskipun wajah, kacamata, rambut dan pakaiannya tertutup tepung, ia tetap konsisten untuk menandatangani kontrak politiknya. (dailymail)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas