Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

SBY Bisa "Sakit Kepala" Pikirkan Sikap Golkar

Sikap Partai Golkar yang mendadak memilih menolak kenaikan harga BBM bersubsidi bisa membuat Presiden SBY "sakit kepala".

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Sikap Partai Golkar yang mendadak memilih menolak kenaikan harga BBM bersubsidi bisa membuat Presiden SBY "sakit kepala". Apalagi sikap Golkar itu diputuskan sehari sebelum penentuan kenaikan harga BBM dalam sidang paripurna DPR siang ini.

"Perubahan peta politik kekuatan Parlemen dalam pengambilan keputusan BBM ini tentu membuat Pemerintahan SBY 'sakit kepala'," kata Ketua DPP bidang Pemenangan Pemilu Partai Hanura Yuddy Chrisnandi ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (30/3/2012), pagi.

Yuddy  memberikan apresiasi terhadap sikap Golkar yang responsif terhadap aspirasi publik menolak kenaikan BBM.  "Hal ini akan mengubah peta kekuatan Parlemen yang lebih dan koalisi pemerintah. Langkah Golkar sangat strategis dalam membangun citranya yang berorientasi 2014," kata Yuddy. Dikatakan Golkar ingin dikesankan sebagai partai yang berjuang untuk rakyat, sebagaimana partai oposisi lainnya PDIP, Gerindra dan Hanura.

Sebelum Golkar menyatakan sikap penolakan kenaikan harga BBM tiga partai lainnya PDIP, Gerindra, dan Hanura sudah menolak kenaikan harga BBM.

Jika Golkar tidak konsisten hingga sidang paripurna DPR siang ini maka besar kemungkinan harga BBM batal naik.

Sebab suara anggota DPR dari fraksi pendukung pemerintah yang menginginkan harga BBM naik. Jadi berkurang setelah Golkar mendukung penolakan terhadap kenaikan harga BBM (Aco)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas