Ketika Ulama Muhammadiyah Menjadi Langka
Seratusan calon ulama tarjih Muhammadiyah dari seluruh wilayah timur i
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan Wartawan Tribun Timur/ Author Adin Syekhuddin
TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR - PIMPINAN Wilayah Muhammadiyah Sulsel menggelar Pelatihan Kader Tarjih Regional Sulawesi dan Kawasan Timur Indonesia.
Seratusan calon ulama tarjih Muhammadiyah dari seluruh wilayah timur indonesia akan digembleng selama beberapa hari di Makassar.
Acara akan berlangsung, Kamis (17/5/2012) hari ini dan akan berakhir 20 Mei mendatang di Kampus Universitas Muhammadiyah, Makassar.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dan Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiya, Prof Dr Yunahar Ilyas direncanakan hadir dalam acara ini.
Sekertaris Pelatihan Kader Tarjih Muhammadiyah Sekawasan Timur Indonesia, Husni Yunus di Warkop Cappo, Rabu (16/5) mengatakan, pelaksanaan pelatihan ini diawali rasa keprihatinan.
"Diakui atau tidak, Muhammadiyah Sulsel mulai krisis ulama tarjih dan tajdid. Yang betul-betul kyai dan ulama tinggal sedikit, kalau ustadz-ustadz masih banyak," kata Husnis.
Ia berharap nantinya ulama cetakan Majlis Tarjih Muhammadiyah Sulsel dapat menjadi ulama yang intelektual dan memiliki kemampuan menglaji kitab klasik dan juga menjadi ulama yang memiliki kemampuan menguasai Teknologi Informasi.
Selain itu, pelatihan tarjih dan tajdin ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan yang memadai mengenai metodologi ijtihad dan istimbath hukum Islam.
"Kegiatan ini juga untuk memfasilitasi dan mengusahakan ketersediaan 'stok' kader ulama tarjih Muhammadiyah sehingga tidak terjadi kelangkaan," lanjut Husni. (din)