Anggota DPR Taufiqulhadi Ajak Pelajar jadi Pahlawan

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA-Anggota Komisi III DPR RI T, Taufiqulhadi mengajak generasi muda, khususnya para pelajar untuk memanfaatkan kesempatan menjadi pahlawan.

Menurut Taufiqulhadi, setiap warga negara Indonesia baik tua maupun muda saat ini memiliki kesempatan menjadi pahlawan dalam arti yang sebenarnya.

“Walaupun saat ini tidak ada perang, setiap kalian tetap bisa menjadi pahlawan bagi masyarakat dan negara,” tegas Taufiqulhadi.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembina upacara bendera peringatan Hari Pahlawan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jumat (10/11/2017).

Taufiqulhadi didaulat menjadi pembina upacara dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite MAN 13 Jakarta.

Taufiqulhadi menambahkan, musuh yang menjadi ancama bagi negara bangsa saat ini berupa ancaman lingkungan, narkoban dan cyber.

“Generasi milenial saat ini tetap punya kesempatan menjadi pahlawan asal tidak ada sikap acuh tak acuh dengan ancaman-ancaman yang mumcul di sekitar kitat,” papar Taufiqulhadi.

Ia mencontohkan, ada seseorang yang kali pertama melihat titik api dari puntung rokok di sebuah hutan.

Namun, orang tersebut, tidak punya kemauan untuk memadamkan api saat masih kecil sehingga api tersebut membesar dan melalap ribuah hektar hutan serta menghanguskan banyak rumah penduduk.

“Nah, orang seperti itulah yang tidak memanfaatkan kesempatan menjadi pahlawan di kampungnya yang dalapat menyelamatkan hutan dan banyak orang karena sikap acuh tak auhnya,” tandas Taufiqulhadi.

Dalam kasus menghadapi perang melawan narkoba, juga terbuka peluang bagi generasi milenial untuk menjadi pahlawan asal mereka berani bersikap kritis menghadapi para pengedar yang menyusup ke perkampungan dan perumahan.

“Kalau kita melihat orang-orang yang masuk perkampungan dan mencurigakan, segeralah laporkan ke kepolisian atau perangkat desa. Kalau ternyata mereka itu benar pengedar atau bandar narkoba, maka pantas orang yang berani bersikap kritis itu disebut sebagai pahlawan,” kata Taufiqulhadi.

"Satu lagi, “lahan perang” zaman now yang juga penting untuk dihadapi oleh generasi muda adalah bidang cyber. Cyber atau dunia maya yang saat ini tengah mewabah di mana-mana menghasilkan konten positif dengan berbagai kemaslahatannya maupun konten negatif dengan berbagai mudharatnya," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala MAN 13 Jakarta Drs. Nuroto, M.Si mengajak seluruh siswa untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik yang dapat membawa harum nama sekolah, orangtua dan dunia pendidikan