Kanal

Begini Sosok Helmi di Mata Keluarga Dokter Lety, Pemalas dan Pelaku KDRT

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA ---- Keluarga dokter Lety Sultri (46) terpukul atas kejadian penembakan yang dilakukan suaminya dr Helmi di Klinik Azzahra.

Bahkan beberapa keluarga korban tak berhenti menangis dan memeluk papan nisan usai jenazah Lety disemayamkan di TPU Kemiri, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).

Kepergian sosok Lety memang membuat luka dalam baik keluarga maupun kakak korban Afifi Bachtiar (48).

Bahkan Afifi menyebut bahwa Helmi sosok yang malas, karena setiap diberikan pekerjaan oleh istrinya, hanya bekerja selama satu bulan, selanjutnya tak melanjutkan kembali.

Baca: Curhat Novanto: Mengapa Saya Diperlakukan Seperti Ini, Saya Bukan Penjahat

"Saya jelaskan lagi bahwa Helmi ini tidak pernah bekerja, adek saya yang berkerja. Kerjaan main game gitu aja, paling dikasih kerjaan sebulan sudah gak kerja lagi, padahal adek saya sudah cape-cape kerja," kata Afifi, di TPU Kemiri Rawamangun, Jumat (10/11/2017).

Afifi sendiri mengaku shock atas meninggal Lety yang juga sebagai adiknya

Afifi sendiri mengaku bertemu korban setelah proses sidang perceraian kurang lebih tiga bulan yang lalu.

Adapun salah satu faktor perceraian tersebut diduga adanya KDRT yang dialami korban setelah tiga tahun masa pernikahannya.

"Adek saya ini orang sabar, salah satunya menghadapi KDRT suaminya, hingga akhirnya beberapa terakhir ini masih terus terjadi, saya pun juga kasih saran kalau seperti itu mending ceraikan saja, saya tahu karena ada beberapa luka memar tapi itu jarang diungkapkan," katanya.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Warta Kota

Berita Populer