Berbagai Fakta Seputar Helmi yang Tembak Mati Istrinya Dokter Lety, Awal Kenalan Hingga KDRT

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tewasnya Dokter Lety akibat ditembak suaminya sendiri menghebohkan publik.

Penembakan yang menewaskan seorang dokter wanita bernama Letty menggegerkan publik.

Ternyata, pelakunya merupakan suaminya sendiri yang juga memiliki kesamaan profesi yakni, dokter Ryan Helmi.

Penembakan terjadi di Klinik Azzahra, Cawang, Jakarta Timur sekitar jam 14.00 WIB Kamis (9/11/2017).

Baca: Cerita Anies dapat Pelajaran Menarik Saat Bertemu Menteri Korea Selatan

Kondisi dokter Letty mengenaskan saat ditemukan.

Tubuhnya bersimbah darah dengan enam peluru yang ditembakkan sendiri oleh Ryan Helmi.

Tak disangka, ada sejumlah informasi mengejutkan seputar kepribadian dokter Helmi ini.

Berikut 7 informasi yang dihimpun Tribunnews.com:

1. Kerap memakai obat penenang

Sebelum menembak mati sang istri yang juga sama-sama berprofesi sebagai dokter, Helmi ternyata memiliki sisi gelap.

Cendana (40), teman korban mengetahui persis bagaimana sosok Helmi pada masa kuliah.

Ia menyebut Helmi sosok yang nakal.

Nakal yang dimaksud adalah Helmi sering mengkonsumsi obat-obatan.

Baca: Novanto Tersangka Sejak Pekan Lalu, Ini Alasan KPK Baru Umumkan Hari Ini

Namun ia tak mengetahui persis obat yang dikonsumsinya, namun itu sejenis obat penenang.

"Dia itu emang nakal dari sejak kuliah di Trisakti, sering pakai obat-obatan, dan itu benar karena saya kenal mereka sejak kuliah," katanya, Kamis (9/11/2017).

2. Pernah berniat bakar istrinya, dr. Letty

Dokter Helmi sempat ingin membakar hidup-hidup istrinya, Dokter Lety Sultri (46).

Kakak Letty, Afif Bachtiar, sempat mendengar curahan hati adiknya.

Namun, saat ditanya penyebabnya, Lety hanya menjawab bahwa memarnya itu didapat karena terjatuh saat tengah masak.

"Letty mengalami kontak fisik selama dua tahun," ujar Afif di rumah duka, Jalan Sunan Ampel, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).

Letty mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Tak hanya sekali.

3. Pernah dilaporkan sendiri oleh istrinya karena KDRT

Dokter Helmi tersangka penembakan istrinya sendiri, yakni dokter Letty Sultri, hingga tewas. (youtube)

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Sapta Maulana juga mengungkapkan kepada Tribunnews.com bahwa Helmi pernah melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Letty.

KDRT tersebut bahkan pernah dilaporkan oleh Letty ke Polres Jakarta Timur.

"Istrinya pernah melaporkan kasus KDRT," ujar Sapta Maulana.

Namun, pengusutan kasus tak dilanjutkan karena Lety mencabut laporannya.

4. Dokter kecantikan lulusan Universitas Trisakti

Dr. Helmi -- tertulis Ryan Helmi -- tercatat sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Jakarta dengan nomor pokok anggota 81031.

Dalam situs daring pencarian dokter diketahui ia adalah seorang dokter dengan spesialisasi kulit dan kecantikan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti.

5. Berkenalan dengan dr. Letty dari Facebook, lalu rumah tangganya kisruh

Afifi Bachtiar yang merupakan kakak kandung Lety, mengatakan adiknya berkenalan dengan dokter Helmi lewat Facebook.

"Awalnya kenal lewat Facebook kalau dari cerita adik saya waktu itu, lima tahun yang lalu," kata Afifi di kediaman korban, Jalan Sunan Ampel 8, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (10/11/2017).

Menurut Afifi, pihak keluarga juga mengetahui hal tersebut dari Lety. Tak selang beberapa lama setelah perkenalan, Letty memutuskan menikah dengan Helmi.

Pihak keluarga Lety memberikan restu karena usia Letty dinilai sudah sangat layak menikah.

"Keluarga setuju saja karena adik saya juga, kan, sudah berumur, sudah waktunya nikah," ucap Afifi.
Satu tahun pernikahan, tak ada masalah yang berarti.

Namun, ketika memasuki usia pernikahan kedua tahun, keributan-keributan kecil kerap didengar keluarga Lety.

"Adik saya cerita suka ribut-ribut juga, apalagi setelah Helmi diam saja di rumah tak mau kerja," kata Afifi.
Sejak saat itu, kehidupan rumah tangga mereka jauh dari kata harmonis.

6. Dokter Helmi pernah perkosa karyawan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana mengatakan, dokter Helmi diduga pernah memerkosa karyawan sebuah klinik di kawasan Jakarta Timur.

Helmi merupakan pelaku penembak mati Dokter Letty yang merupakan istrinya sendiri.

"Dia pernah kerja di sebuah klinik cuma dipecat karena kasus pemerkosaan," ujar Sapta kepada Kompas.com, Kamis (9/11/2017).

Namun, saat itu korban tidak membuat laporan ke polisi.

"Korban tidak membuat laporan kasus pemerkosaan ke kita," kata Sapta.

7. Terancam hukuman 20 tahun penjara

Tersangka dikenai pasal 340 dan 338 KUHP, karena diduga kuat telah melakukan pembunuhan berencana.(Rendy Adrikni Sadikin)

Artikel ini telah tayang di Tribun Wow dengan judul: 7 Informasi 'Kegilaan' Dokter Helmi yang Tembak Mati Istrinya, Dokter Letty