Perampok Sadis Ini Hantamkan Martil 6 Kali ke Muka Korban, Hanya Dapat Rp 9 Ribu

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Perianto Tarigan (30)‎, pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terlihat meringis kesakitan saat turun dari mobil Jatanras Polresta Barelang,

Kedua kakinya di balut perban setelah ditembak petugas kepolisian saat melawan.

Dari pengakuanya, ia mengenal ‎Anita Marlinda di sebuah klub malam yang ada di Batam.

Ketika itu, Sabtu 14 Oktober 2017 lalu, ia mabuk dan bertemu dengan Marlinda.

"Di dalam saya bilang sama dia untuk pindah tempat ke lokasi hiburan lain. Kami pergi naik lori," sebut Perianto, Jumat (10/11/2017).

Baca: KPK Tidak Takut Jika Setya Novanto Ajukan Praperadilan Lagi

Di perjalanan, pelaku ternyata tidak pergi ke tempat yang di janjikan. Ia malah membawa korban ke kawasan Ocarina Batam.

"Saya bawa ke sana. Sampai di Ocarina saya bleng dan ingin mengambil hartanya," sebutnya lagi.

Di dalam mobil lori, ada sebuah martil.

Kemudian ia memukul Anita dengan menggunakan martil sebanyak enam kali.

Akibat pukulan tersebut, muka Anita hancur babak belur.

Saat Anita tidak berdaya, ia kemudian mengambil harta benda milik Anita.

Namun sayang, Anita hanya mengantongi uang Rp 9 ribu.

"Saya cuma dapat HP samsung lipat sama uang Rp 9 ribu. Kemudian dia saya tinggalkan begitu saja,"
sebutnya.

Baca: Keluarga Histeris Lihat Fitri yang Sedang Hamil Tewas Tergantung

Keesokan harinya, kejadian itu ramai diberitakan media massa.

Selang empat hari kemudian ia akhirnya meninggalkan Batam dan berangkat ke Medan untuk melarikan diri.

Namun pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah polisi menangkapnya di medan.

Sementara itu, kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya, SIK., mengatakan, dari hasil penyelidikan, anggota mengetahui kalau pelaku melarikan diri ke medan.

"Setelah mendapatkan alamat, pelaku kita tangkap. Di ditangkap di terminal saat bekerja di Medan. Sejauh ini kita masih memintai keterangan pelaku," tegasnya. (Eko Setiawan)

Artikel ini telah tayang di Tribun Batam dengan judul: SADIS. Hantamkan Martil ke Muka Korban, Perampok di kawasan Ocarina Hanya dapat Rp 9 Ribu