Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Asian Para Games 2018

Jurnalis Jepang: Asian Para Games 2018 Sukses, Volunteernya Rama-ramah

Ajang multievent sport bagi penyandang disabilitas Asian Para Games 2018 di Indonesia menjadi perhatian sendiri di mata jurnalis asing.

Jurnalis Jepang: Asian Para Games 2018 Sukses, Volunteernya Rama-ramah
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Wartawan asal Jepang, Ruruka. TRIBUNNEWS.COM/DANANG TRIATMOJO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ajang multievent sport bagi penyandang disabilitas Asian Para Games 2018 di Indonesia menjadi perhatian sendiri di mata jurnalis asing yang turut mewakili negaranya meliput perhelatan akbar tersebut.

Salah satu ungkapan datang dari wartawan asal Jepang, Ruruka.

Dia mengatakan bahwa APG 2018 begitu sukses dan baik dalam penyelenggaraannya.

Utamanya ialah para volunteer yang dia sebut begitu ramah dan santun dalam membantu dirinya selama perhelatan multievent ini berlangsung.

Hal itu dia sampaikan lewat situs google translate (situs penerjemah google), mengingat adanya kendala bahasa dimana Ruruka kurang begitu menguasai bahasa Inggris.

Baca: Cerita Rizki Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu yang Lolos dari Terjangan Tsunami

Dia hanya menguasai bahasa negaranya saja.

Melakukan pengaturan Bahasa Indonesia yang diterjemahkan ke Bahasa Jepang, alhasil, percakapan saat itu memakan waktu lama karena kita harus menerjemahkan masing-masing pertanyaan dan jawabannya.

Pria Jepang itu pun merasa tak keberatan meladeni jawaban dari pertanyaan yang ditodong kepadanya.

"It's great, tidak ada kritik, volunteer-nya ramah-ramah," tulis dia di google translate, saat upacara penutupan APG 2018 berlangsung, di Stadion Madya GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018) malam.

Tak hanya berkutat dengan pertandingan di Gelora Bung Karno, Ruruka yang datang di awal permulaan APG dimulai yakni 6 Oktober lalu, menyempatkan mengunjungi Monumen Nasional (Monas) dan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Dia mengaku tak ada hal spesial yang dia lakukan dalam kunjungannya ke Monas. Ruruka hanya sekadar jalan-jalan bersama teman jurnalis satu negaranya.

"Tanggal 6 Oktober (datang), saya (sempat) ke Monas dan Kedutaan Besar Jepang. Di Monas hanya jalan-jalan saja. Sekali lagi ini penyelenggaraan yang bagus, tidak ada kritik," terangnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Berita Terkait :#Asian Para Games 2018

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas