Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dari Pengusaha Menjadi Desainer Perhiasan

Bermimpi melakukan perubahan karir di usia separuh baya bisa dialami oleh siapa saja. Seperti halnya seorang perempuan asal Sydney…

Bermimpi melakukan perubahan karir di usia separuh baya bisa dialami oleh siapa saja. Seperti halnya seorang perempuan asal Sydney yang beralih dari seorang pengusaha menjadi desainer perhiasan.

Rowena Charlton menghabiskan puluhan tahun menekuni pekerjaan kantoran yang stabil sebelum akhirnya perempuan ini memutuskan untuk memotong jalur karir baru dalam bidang desain dan manufaktur perhiasan.

Dua tahun mengikuti kursus TAFE dengan lama pendidikan tiga tahun, Rowena Charlton mengatakan bahwa dia tidak merasa menyesal meninggalkan pekerjaannya di bidang pemasaran dan periklanan untuk mencoba sesuatu yang baru.

"Begitu saya memegang alat dan peralatan dan membuat sesuatu, saya merasa: \'Baiklah, inilah bidang yang memang seharusnya saya tekuni.”

"Anda benar-benar bisa mengambil sepotong logam dan membuatnya menjadi sesuatu yang indah dan dapat dipakai [dibandingkan dengan] karir saya sebelumnya [di mana] banyak hal yang Anda lakukan tidak terlihat wujudnya."

Namun, belajar di kelas yang dikelilingi oleh mesin bergerak, alat tajam dan pengait logam menjadikan Rowena Charlton harus benar-benar menyesuaikan pakaian kerjanya agar sesuai dengan lingkungan yang lebih berbahaya.

Alat untuk mendesain perhiasan
Keterampilan manufaktur sangat berbeda dengan keahlian yang digunakan dalam karir Charlton sebelumnya.

ABC Radio Sydney: Luke Wong

Mengatasi rintangan baru

Rowena Charlton saat ini sedang menjalani Pendidikan kursus pembuatan perhiasan di kampus Enston TAFE NSW Design Center di Sydney.

Meskipun jadwal studinya hanya membutuhkan satu kelas sepanjang hari setiap minggunya, dia harus menempuh perjalanan selama satu jam dari rumahnya di Blaxland di kaki area Blue Mountain.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas