Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ujicoba di Australia Berhasil Hentikan Pendarahan Haemophilia B

Mark Lee tahu betapa beratnya hidup dengan penyakit darah haemophilia.

Mark Lee tahu betapa beratnya hidup dengan penyakit darah haemophilia.

Penyakit genetik yang membuat darah tidak menggumpal dengan benar, bisa menyebabkan perdarahan pada persendian dan otot.

Mark menderita penyakit ini dan kehilangan kedua saudaranya karena komplikasi haemophilia B saat mereka masih muda.

Namun dia tidak lagi mengalami pendarahan sejak ikut dalam percobaan klinis yang menjadi terobosan di Australia.

Dalam ujicoba itu, 10 orang dewasa pengidap haemophilia B disuntik dengan gen dimodifikasi yang dirancang untuk menghasilkan zat pembeku, yang disebut Faktor IX.

Peneliti Profesor John Rasko, dari Royal Prince Alfred Hospital, menemukan 9 dari 10 pasien itu tidak lagi mengalami pendarahan setelah mengikuti perkembangan mereka selama hampir 10 tahun.

"Hal ini menjadi tonggak sejarah dalam upaya penyembuhan kelainan pendarahan," jelasnya.

Mark Lee, pria 33 tahun dari Nwe South Wales, mengaku ikut serta dalam ujicoba ini merupakan pengalaman yang "mengubah kehidupan".

"Saya melewatkan masa kecilku dengan kapas, tidak bisa main bola atau melakukan hal-hal yang bisa dilakukan teman-temanku," katanya.

Headshot of Royal Prince Alfred Hospital Professor John Rasko.
Professor John Rasko memimpin ujicoba penyembuhan haemophilia B.

LinkedIn

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas