Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pejabat Ini Ingin Datangkan Petani Kulit Putih Afsel ke Australia

Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton menyatakan para petani kulit putih yang menghadapi kekerasan di Afrika Selatan berhak…

Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton menyatakan para petani kulit putih yang menghadapi kekerasan di Afrika Selatan berhak mendapatkan perhatian khusus dari Australia.

Poin Utama:

  • Menteri Dutton menyatakan petani kulit putih di Afsel alami perampasan lahan dan kekerasan
  • Kementeriannya pertimbangkan pemberian visa dan bantuan kemanusiaan
  • Pemerintah Afsel telah membantah kekhawatiran Dutton.

Menteri Dutton memerintahkan departemennya untuk menjajaki kemungkinan mendatangkan para petani tersebut ke Australia. Menurut dia, mereka menghadapi "kondisi mengerikan" berupa perampasan lahan dan kekerasan di Afsel.

Dia menyatakan ada harapan bahwa sejumlah petani tersebut bisa menetap di Australia.

"Kita memiliki potensi untuk membantu beberapa dari mereka yang dianiaya," ujar Dutton.

Dia menyatakan ingin menjajaki apakah para petani kulit putih Afsel itu bisa mendapatkan visa atau bantuan kemanusiaan.

"Mereka membutuhkan bantuan dari negara beradab seperti kita," kata Dutton kepada media di Australia.

"Ada kategori visa yang bisa mengakomodasi mereka. Saat ini kami hanya menjajaki apa yang mungkin dan semoga kami bisa membuat pengumuman pada waktunya," ujarnya.

Pemerintah Afrika Selatan telah membantah kekhawatiran yang diungkapkan Menteri Dutton mengenai kondisi keamanan para petani di negara itu. Disebutkan bahwa para petani tersebut tidak dalam bahaya.

Kelompok petani Afriforum SA secara terpisah menyampaikan terima kasih kepada Menteri Dutton karena mengakui terjadinya serangan terhadap petani kulit putih.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas