Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Target Ledakan Bom di Melbourne Bukan Ancaman Serius

Polisi meyakinkan orang Melbourne bahwa tidak ada ancaman terorisme khusus terhadap kota itu setelah "orang yang dicurigai" di Timur…

Polisi meyakinkan orang Melbourne bahwa tidak ada ancaman terorisme khusus terhadap kota itu setelah "orang yang dicurigai" di Timur Tengah menyebut lokasi Melbourne sebagai target potensial pengeboman.

Polisi mengonfirmasi beberapa lokasi di Melbourne telah dibahas, termasuk Queen Victoria Market, Federation Square, Katedral St Paul, wilayah perkantoran hukum William Street, dan pusat perbelanjaan Chadstone.

Asisten Komisi Kepolisian Victoria Ross Guenther mengatakan pria itu mendiskusikan lokasi dengan seseorang di London, dengan berpura-pura mereka berada di Melbourne.

Namun ancaman itu diselidiki oleh polisi di Australia dan di luar negeri, dan polisi merasa yakin "tidak ada ancaman langsung ... ke Melbourne," kata Guenther.

"Saya menekankan bahwa orang seharusnya tidak perlu khawatir," katanya.

Guenther mengonfirmasi seorang pria bernama Sajed, yang mengaku sebagai bagian dari jaringan teroris, mengirim instruksi tentang kemungkinan serangan di Melbourne.

Tetapi pesan-pesannya diterima oleh orang-orang di Inggris yang berpura-pura sebagai jihadis, yang menyerahkannya kepada pihak berwenang.

"Informasi itu kemudian dibagi dengan mitra keamanan penegak hukum kami yang menilai informasi itu dan menyimpulkan bahwa itu tidak menimbulkan ancaman yang kredibel," kata Guenther.

"Saya ingin benar-benar jelas bahwa masalah ini tidak dianggap enteng oleh Polisi Victoria.

"Orang harus diyakinkan. Faktanya adalah bahwa bahan instruksi seperti itu tidak biasa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas