Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pengadilan Tinggi Australia Kabulkan Kehendak Seorang Pria Gugat Google

Lembaga peradilan tertinggi Australia, High Court memutuskan bahwa seorang pria Australia Milorad Trkulja yang merasa dirugikan nama…

Lembaga peradilan tertinggi Australia, High Court memutuskan bahwa seorang pria Australia Milorad Trkulja yang merasa dirugikan nama baiknya oleh Google bisa mengajukan gugatan terhadap perusahaan teknologi raksasa tersebut

Di tahun 2004, Trkulja terkena tembakan di bagian punggungnya oleh seorang pria bersenjata tidak dikenal di Melbouorne, di saat terjadinya serangkaian pembunuhan di kalangan pelaku kriminal.

Dia hendak menggugat Google atas pencemaran nama baik setelah menemukan di mesin pencari karena namanya yang muncul ketika gambar tokoh mafia yang berhubungan dengan serangkaian kegiatan kriminal di Melbourne.

Gambar-gambar itu mengaitkan Trkulja dengan para boss kriminal termasuk Tony Mokbel.

Usaha Trkulja mengugat Google sebelumnya ditolak oleh Pengadilan Banding negara bagian Victoria, namun hari Rabu (13/6/2018) Pengadilan Tinggi (High Court) memutuskan dia boleh mengajukan gugatan tersebut.

Trkulja pertama kali menggugat Google di tahun 2012 dan menang.

Dia kemudian melakukan gugatan lain lagi dengan tuduhan bahwa adanya teks, gambar dan hal lain yang menunjukkan dirinya bersama dengan para kriminal lain ketika dilakukan pencarian di internet dengan kata-kata "Melbourne underworld criminals".

Pengadilan Banding Victoria sebelumnya setuju dengan pendapat Google bawha kasus ini tidak memiliki prospek untuk bisa membuktikan adanya pencemaran nama baik.

Namun di tahun 2017, Pengadilan Tinggi memberinya hak khusus untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Google mencoba menghentikan kasus di Pengadilan Tinggi tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka tidak menerbitkan hasil pencarian internet yang merusak nama baik, dan bahwa pencarian di internet tidaklah merusak nama baik Trkulja dan mereka berhak mendapat kekebalan hukum.

Seorang juru bicara Google mengatakan perusahaannya akan \'terus berusaha mempertahankan pendapat tersebut\' namun tidak mau memberikan komentar lebih lanjut karena kasus hukum ini masih berlanjut.

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas