Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Bea Cukai Dan TNI Amankan Ribuan Botol Miras Ilegal Di Jambi

Bea Cukai Jambi bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan peredaran minuman keras ilegal eks impor di daerah Jambi.

Bea Cukai Dan TNI Amankan Ribuan Botol Miras Ilegal Di Jambi
dok. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
3 orang pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu berinisial TR (32), DIE (35) dan BMG (45) pengedar minuman keras ilegal eks impor di daerah Suak Kandis, Muaro Jambi. 

Bea Cukai Jambi bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menggagalkan peredaran minuman keras ilegal eks impor di daerah Suak Kandis, Muaro Jambi.

Selain mengamankan 6.774 botol minuman keras ilegal, petugas gabungan juga berhasil mengamankan dua buah truk yang mengangkut minuman ilegal tersebut.

Kepala Kantor Bea Cukai Jambi, Duki Rusnadi mengungkapkan, bahwa penindakan tersebut dilakukan pada tanggal 29 Juni 2018 dan selain berhasil mengamankan minuman keras serta truk pengangkutnya, petugas juga berhasil mengamankan 7 orang pelaku dan 3 orang pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu berinisial TR (32), DIE (35) dan BMG (45).

Duki menambahkan bahwa kerja sama kedua instansi ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Keuangan dengan Tentara Nasional Indonesia.

“Ini bukti keseriusan pemerintah untuk melakukan penegakkan hukum dan mengamankan penerimaan negara,” ungkapnya.

Dari kasus ini, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 4,9 Miliar rupiah. Duki berharap kerja sama antar instansi pemerintah dapat semakin meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap peredaran barang-barang ilegal.

“kami berharap kerja sama antara Bea Cukai dan TNI terus dapat dilakukan agar masyarakat, khususnya di Jambi dapat terlindungi dari peredaran minuman keras ilegal,” pungkas Duki. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas