Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dibawa dari Singapura, Begini Kronologi Gagalnya Penyelundupan 3 Kontainer Miras Impor di Surabaya

Pemusnahan secara simbolis dan penyitaan 50.664 botol miras import asal Singapura itu dilakukan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Dibawa dari Singapura, Begini Kronologi Gagalnya Penyelundupan 3 Kontainer Miras Impor di Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Menteri Keuangan Sri Mulyani beserta beberapa pejabat instansi menunjukan miras impor dalam tiga kontainer asal Singapura yang disita dan diamankan di Terminal Petikemas Surabaya, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

Peredaran 30 juta batang rokok ilegal di Jatim dan penyelundupan tiga kontainer berisi 50.664 botol minuman keras digagalkan Kanwil Bea Cukai Jatim 1 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Sekitar 16,8 juta rokok ilegal dimusnahkan secara simbolis di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Kamis (2/8/2018) siang.

Pemusnahan secara simbolis dan penyitaan 50.664 botol miras import asal Singapura itu dilakukan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani dan beberapa pejabat dari instansi terkait.

Lalu, bagaimana cara ribuan miras impor dan rokok ilegal itu dapat terdeteksi pihak Bea dan Cukai?

Sri Mulyani mengatakan, tiga kontainer yang digagalkan mulanya diangkut dari Singapura pada tanggal 24 Juni 2018.

Kata Sri, kontainer dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Priok itu diperkirakan tiba pada tanggal 26 juni 2018.

Namun, penyelundupan tersebut dapat digagalkan dengan sinergi seluruh instansi terkait.

Saat tiba di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sejumlah barang ilegal yang diimpor dari PT Golden Indah Pratama tersebut diberitahukan sebagai benang poliester (polyestern yarn) sekitar 780 paket.

Berdasarkan analisis intelijen dari bea cukai Tanjung Perak Surabaya, Sri Mulyani menuturkan personil langsung melakukan targeting terhadap tiga kontainer itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas