Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Akhiri Tahun 2018, Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal

Bea Cukai Wilayah Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar melakukan pemusnahan terhadap rokok ilegal sebanyak 12.844.884 batang.

Akhiri Tahun 2018, Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
Bea Cukai Wilayah Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar melakukan pemusnahan terhadap rokok ilegal sebanyak 12.844.884 batang dengan nilai mencapai Rp9,5 miliar dan 1008 botol minuman keras dengan nilai mencapai Rp62,4 juta. 

Bea Cukai Wilayah Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar melakukan pemusnahan terhadap rokok ilegal sebanyak 12.844.884 batang dengan nilai mencapai Rp9,5 miliar dan 1008 botol minuman keras dengan nilai mencapai Rp62,4 juta. Perkiraaan total kerugian negara yang berhasil diselamatkan oleh Bea Cukai sebesar Rp5,2 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Padmoyo Triwikanto mengungkapkan bahwa barang-barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan sepanjang tahun 2018 oleh Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan dan Bea Cukai Makassar.

“Barang ilegal ini didapatkan di pintu masuk baik di pelabuhan laut, bandar udara maupun barang yang sudah berada di pasaran di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,” ungkap Padmoyo.

Padmoyo menambahkan bahwa Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan terus meningkatkan komitmen dari tahun ke tahun dalam menjalankan tugas dan fungsi selaku community protector.

“Kami akan terus meningkatkan komitmen kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat khususnya di bidang Cukai berupa pencegahan peredaran barang-barang ilegal terkait barang kena cukai berupa Hasil Tembakau dan Minuman Keras dan barang berbahaya lainnya,” tambah Padmoyo.

Hingga bulan Desember 2018 Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan telah berhasil melakukan berbagai penindakan dan mengamankan 45,3 juta batang rokok ilegal, dan 63.704 botol minuman keras dengan total nilai barang mencapai Rp24 miliar dan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai Rp93,57 miliar.

Atas pelanggaran tersebut, telah ditindaklanjuti sesuai dengan kategori pelanggarannya. Pengawasan terhadap rokok dan minuman keras ilegal ini selaras dengan program pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat akan barang berbahaya terhadap kesehatan.

Di sisi penerimaan negara, penindakan ini berdampak pada tercapainya target penerimaan khususnya di bidang cukai. Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan telah menghimpun penerimaan negara per tanggal 13 Desember 2018 sebesar Rp 660,73 Milyar atau 133,78 % dari target penerimaan tahun 2018 sebesar Rp 493,89 Milyar.

Padmoyo mengatakan bahwa Bea Cukai juga akan terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk dapat meningkatkan pengawasan agar semakin efektif.

“Kami juga akan meingkatkan sinergi dengan TNI, Kepolisian, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, dan seluruh instansi terkait lainnya di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara, dan masyarakat agar dapat melaksanakan tugas kami dengan baik,” pungkas Padmoyo. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas