Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

PAN Dorong Pemuda Sumut Jadi Wirausaha Muda

Partai Amanat Nasional (PAN) mendorong generasi muda Sumatera Utara sebagai peluang usaha

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Partai Amanat Nasional (PAN)  mendorong  generasi muda Sumatera Utara sebagai peluang usaha tanpa harus menjadi pekerja di provinsinya sendiri. Apalagi, proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) telah menetapkan Sumut menjadi salah satu dari enam koridor ekonomi di Indonesia.

Demikian, seiring Sumut provinsi ini memiliki proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke, maka hal tersebut harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Sumut itu kan tanahnya subur, ini merupakan potensi yang harus digarap antara pemerintah dan generasi mudanya melalui wirausahawan yang handal. Terlebih lagi saat ini pemprov juga telah mengundang invetasi asing untuk masuk,”jelas Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dalam pembukaan pelatihan wirausaha berjudul “60 hari bisa menjadi pengusaha,” di Medan, Minggu (6/5/2012).

Apalagi, menurut Zulkifli dalam proyek Sei Mangke tersebut, berbagai hasil perkebunan kelapa sawit yang selama ini diekspor dalam bentuk minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) akan diubah menjadi industri turunannya.

“Ini bisa mendatangkan ekonomi yang tinggi maka generasi muda sumut jangan hanya sebagai penonton saja tapi juga harus ikut ambil bagian dalam mega proyek pemerintah ini,”tegas Menteri Kehutanan ini.

Karenanya, guna bisa memanfaatkan peluang ekonomi yang besar tersebut maka generasi muda harus mampu mandiri dengan menjadi wirausahawan muda.

DPP PAN dikatakan Zulkifli akan menjembatani penciptaan calon wirausahawan muda yang handal dan mempunyai jaringan bisnis yang banyak sehingga ekonomi Sumatra Utara bisa tumbuh lebih cepat mengalahkan propinsi lainnya. "Tanpa embel-embel harus milih PAN, dan tidak harus menjadi kader PAN. Semua kami rangkul dan seleksi. Semuanya kami latih dan beri pendampingan," jelasnya.

Dikatakannya, pada program itu, tidak hanya pinjaman modal sebesar Rp 5 juta yang diberikan oleh MAPAN, tetapi juga pendampingan hingga calon wirausahawan muda yang dibina bisa mandiri kemudian membentuk jaringan bisnis.

Dan, program itu terus dikembangkan di 11 kabupaten kota lainnya, yakni Bandung, Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Makasar, Lampung, Yogyakarta, Banjarmasin, Aceh dan Jayapura.  

Ditiap kota, akan dipilih 500 calon wirausaha guna mengikuti pembinaan, setelah lulus masing-masing diberikan pinjaman Rp 5 juta. Kesempatan itu diberikan untuk semua elemen masyarakat yang tidak terbatas pada kader partai.  

Melului Program “60 hari bisa menjadi pengusaha handal,” diharapkan tercipta lebih banyak lagi pengusaha muda di Medan Sumatra Utara sehingga bisa meningkatkan PDB propinsi ini.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas