Tribunnews.com

Wamendag: Ekspor Masih Menjanjikan

Senin, 4 Februari 2013 15:56 WIB
Wamendag: Ekspor Masih Menjanjikan
Kompas Nasional/PRIYOMBODO
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi menyatakan ekspor Indonesia dinilai sudah menjanjikan. Di beberapa negara ekspor Indonesia mengalami pertumbuhan.

"Seperti ekspor kita ke Yaman tumbuh 45 persen, Arab Saudi tumbuh 24 persen dan ke Afrika Selatan tumbuh 16,7 persen," kata Bayu Krisnamurhi di Kantornya, Senin (4/2/2013).

Wamendag mencontohkan, pasar ekspor di Afrika Selatan potensinya sangat besar. "Kami baru saja dapat tambahan fasilitas di Johannesburg. Kita baru buka toko disana untuk tingkatkan ekspor," ujar Bayu.

Untuk menambah nilai ekspor Indonesia ke negara-negara lain, Wamendag berharap produk yang diekspor tidak berupa barang mentah. Tapi, barang yang diekspor adalah barang yang sudah diolah seperti kakao, kelapa sawit dan rotan.

Seperti diketahui, ekspor Indonesia pada tahun lalu ekspor Indonesia mencapai 190 miliar dollar AS. Kemendag pun berharap tahun ini Indonesia dapat mencapai nilai yang sama pada tahun ini.

Neraca perdagangan Indonesia pada Desember 2012 mengalami defisit 155,1 juta dollar AS, atau sedikit menurun dari defisit bulan lalu sebesar 0,6 miliar dollar AS. Defisit ini dipicu oleh defisit perdagangan migas 743,8 juta dollar AS, sementara neraca perdagangan nonmigas mengalami surplus 588,7 juta dollar AS. Sehingga, neraca perdagangan Januari-Desember 2012 defisit 1,6 miliar dollar AS.

Terjadinya defisit neraca perdagangan ini dipicu oleh peningkatan defisit perdagangan migas yang mencapai 5,6 miliar dollar AS. Sementara perdagangan di sektor nonmigas mengalami surplus 4 miliar dollar AS.

© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved