Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Perusahaan Minyak China Akuisisi Ladang Minyak Chevron di Afrika Selatan

Chairman Sinopec Wang Yupu mengatakan akan berinvestasi US$ 29,05 miliar untuk upgrade empat penyulingan sepanjang tahun 2016 sampai 2020.

Perusahaan Minyak China Akuisisi Ladang Minyak Chevron di Afrika Selatan
LIVETRADINGNEWS
Logo China Petroleum dan Chemical Corp (Sinopec) 

TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - China makin gencar mengamankan kebutuhan minyaknya. Kabar terbaru, China Petroleum dan Chemical Corp (Sinopec) akan mengakuisisi kilang minyak milik Chevron di wilayah Afrika Selatan.

Jika kesepakatan tersebut terwujud, maka ini akan menjadi kilang pertama Sinopec di benua Afrika.

Valuasi akuisisi kilang minyak terbesar di Afrika tersebut mencapai US$ 1 miliar. Saat ini, Sinopec dikabarkan dalam penawaran terakhir dengan Chevron.

Sumber Reuters menjelaskan, lelang yang telah dibuka selama satu tahun tersebut berhasil dimenangi Sinopec, mengalahkan penawar lain seperti Total, perusahaan asal minyak Prancis, Glencore dan Gunvor.

Meski begitu, proses akuisisi masih menemui ganjalan. Sebab Pemerintah Afrika Selatan ingin menjaga operasi kilang.

Sementara Sinopce dikabarkan lebih memilih mengonversi minyak ke terminal penyimpanan karena dinilai lebih menguntungkan.

Sinopce masih berdiskusi dengan Pemerintah Afrika Selatan untuk menjaga produksi kilang minyak tetap lancar. Produksi minyak harus dijaga 110.000 barel per kilang per hari di Cape Town.

Selain berambisi menguasai aset kilang minyak, sebelumnya Sinopec juga sedang mengubah produk petrokimia China ke kualitas tinggi.

Chairman Sinopec Wang Yupu mengatakan akan berinvestasi US$ 29,05 miliar untuk upgrade empat penyulingan sepanjang tahun 2016 sampai 2020.

Dengan memperbaharui kapasitas penyulingan tersebut maka produksi akan bertambah menjadi 130 juta ton per tahun atau setara 2,6 juta barel per hari.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas