Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jokowi Panggil Sejumlah Menteri Minta Harga Beras Tidak Naik

Presiden Joko Widodo memanggil Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan‎, Menteri Pertanian, dan Bulog untuk meminta menjaga harga beras.

Jokowi Panggil Sejumlah Menteri Minta Harga Beras Tidak Naik
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri) dan Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti (kanan). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memanggil Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan‎, Menteri Pertanian, dan Bulog untuk meminta menjaga harga beras tidak naik pada tahun ini.

Menko Perekonomian Darmin Nasution memaparkan, rapat tadi hanya menyampaikan situasi soal beras saat ini dan presiden meminta agar tidak ada pergerakan naik terkait harga beras.

"Bulog menjelaskan, saat ini ada 1,7 juta ton beras, berarti aman. Bapak (Presiden) mengecek aja hari ini dan ingin memastikan jangan bergeraklah harganya," tutur Darmin di komplek Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Baca: Jokowi Sebut Banyak Harga Rumah Dikisaran Rp 110 Di Wilayah Depok, Tangerang, dan Bogor

Menurut Darmin, ‎pada bulan ini ada beberapa daerah yang sedang panen beras dan pada Oktober nanti akan terjadi panen besar.

Sehingga, diperkirakan stok beras dapat dikatakan aman tapi tidak dapat menjanjikan tidak akan impor.

"Kita lihat panen oktober itu seperti apa," ucap Darmin.

Baca: Jokowi Minta Dua Menterinya Tak Hanya Beri Piala, Tapi Beri Proyek Bagi Pemda

‎Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti menambahkan, agar stok beras ke depan aman maka harus ada beras yang keluar dan masuk.

Saat ini rata-rata beras masuk ke Bulog sebanyak 250 ribu ton sampai 300 ribu ton per bulan.

"Artinya kalau bisa dipertahankan jadi aman‎, memang semuanya sangat-sangat dinamis. Kami juga terus membangun jaringan dan biasanya jelang Desember naik, tapi kami sudah siap," paparnya.

Dalam menjaga harga beras tetap terkendali, kata Djarot, Bulog juga melakukan operasi kecil gerakan stabilisasi pangan di berbagai daerah agar harga tidak mengalami pergerakan yang diluar kendali.

‎"Kalau untuk rastra (beras sejahtera), nanti Menko Perekonomian akan perintahkan saya, kalau dipercepat kami siap, tidak ada masalah," kata Djarot.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas