Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ketua BPK Pastikan Pemberian Opini WTP Tidak Berdasarkan Tekanan

pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada kementerian/lembaga murni hasil penilaian sebenarnya.

Ketua BPK Pastikan Pemberian Opini WTP Tidak Berdasarkan Tekanan
Seno
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Moermahadi Soerja Djanegara memastikan pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada kementerian/lembaga murni hasil penilaian sebenarnya.

"Kalau proses opini dibangun dari bawah, dimulai dari tim membahas opini seperti apa, sampai dengan penanggung jawab, dibahas bersama, baru bisa memberikan opini," ujar Moermahadi di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Menurutnya, tekanan terhadap auditor BPK untuk memberikan opini WTP, tidak mungkin dilakukan karena pemberian opini harus melewati berbagai proses panjang dan tim yang banyak.

"Saya jamin tidak ada tekanan harus begini, kalau saya misalnya, eh opini kementerian ini harus WTP, berarti saya harus menekan semua, mulai dari penanggung jawab pemeriksaan sampai anggota tim," tuturnya.

Sementara terkait temuan yang memiliki indikasi pidana, kata Moermahadi, BPK telah menyerahkan laporan ke pihak penegak hukum apakah kepolisian, KPK, dan kejaksanaan, sehingga keputusannya ada di instansi tersebut.

"Masalah tindak lanjut nanti, kami menanyakan saja tapi tidak punya alat untuk mengeksekusi, kami laporkan saja," ucapnya.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas