Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pemerintah Melunak, Masyarakat Boleh Pilih Daya Listrik Rumah Dinaikan Atau Tidak

"Kalau nggak mau (dtambah dayanya), tidak apa kok," kata Jonan saat ditemui di kantor Kementerian ESDM

Pemerintah Melunak, Masyarakat Boleh Pilih Daya Listrik Rumah Dinaikan Atau Tidak
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas PLN dengan alat berat mengangkat trafo listrik untuk memperbaiki tiang yang miring di Jalan Pasar Ikan Lama, Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/10/2017).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) akan menaikkan besaran daya listrik rumah tangga untuk menyederhanakan golongan listrik pelanggan.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, ketentuan baru ini sifatnya bukan paksaan. Nantinya masyarakat boleh memilih listrik di rumahnya dinaikan atau tidak.

"Kalau nggak mau (dtambah dayanya), tidak apa kok," kata Jonan saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Selasa (15/11/2017).

Jonan menyebutkan, tujuan rencana Pemerintah menaikan besaran daya listrik ke golongan pelanggan rumah tangga agar masyarakat bisa lebih leluasa lagi menggunakan listrik.

Meski daya dinaikkan, Jonan mengatakan tarif listrik per killowatt-hour (kWh) tidak akan dinaikan.

"Lho ini dikasih kesempatan daya listriknya lebih kok malah gak mau, kan tarifnya nggak naik," ucap Jonan.

Penyederhanaan golongan tersebut rencannaya akan berlaku bagi golongan 900 VA non subsidi yang akan dinaikan dayanya menjadi 1.300 VA.

Kemudian, golongan 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA akan ditingkatkan menjadi 4.400 VA atau 5.500 VA, sedangkan daya 5.500 VA sampai 13.000 VA akan ditingkatkan menjadi 13.200 VA.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2017 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas