Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kurtubi Dukung Pertamina Revitalisasi Kilang Lama

Anggota komisi VII DPR Kurtubi mendukung Pertamina menggarap proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) kilang. Menurut politisi Nasdem RDMP bisa

Kurtubi Dukung Pertamina Revitalisasi Kilang Lama
dok Nasdem
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi NasDem Kurtubi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota komisi VII DPR Kurtubi mendukung Pertamina menggarap proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) kilang. Menurut politisi Nasdem RDMP bisa meningkatkan kapasitas kilang-kilang yang sudah ada.

“Kami mendukung banget RDMP yang dilakukan Pertamina. Ini sudah betul, karena melanjutkan kilang yang sudah ada," ujar Kurtubi, Kamis (21/12/2017).

Melalui RDMP, Kurtubi menilai Pertamina bisa meningkatkan kinerja kilang yang sudah ada, seperti kilang Balikpapan. Upaya ini kata Kurutbi bisa mengurangi ketergantungan atas BBM impor.

Baca: Pameran Mother Baby and Kids Exhbition Bakal Digelar

“Minyak mentah boleh saja masih tergantung dari luar, karena produksi dalam negeri turun terus. Tetapi BBM mestinya tidak boleh tergantung dari impor,” kata Kurtubi.

Kurtubi pun meminta Pemerintah agar pengerjaan RDMP juga dilakukan terhadap kilang Sorong, yang kapasitasnya kecil, yakni 20 ribu barel per hari. Melalui peningkatan kapasitas kilang Sorong, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan BBM untuk wilayah Maluku dan Papua.

“Mestinya, kilang Sorong termasuk yang ditingkatkan kapasitasnya. Sehingga 40-50 tahun ke depan, BBM untuk Maluku dan Papua dipenuhi dari kilang tersebut,” kata dia.

Baca: Beberapa Proyek Jalan Tol Berhenti Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Selain RDMP, Kurtubi juga mendukung Pertamina dalam pengerjaan kilang baru melalui Grass Root Refinery (GRR) yang tepat lokasi. Apalagi dalam revisi UU Migas, kata dia, terdapat pasal yang menyebutkan bahwa Pertamina wajib membangun kilang agar bisa swa sembada BBM.

“Diperintahkan UU bahwa dalam 10 tahun, Indonesia harus swa sembada BBM. Jadi harus membangun kilang,” ujarnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Samuel Febrianto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas