Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pertamina Resmi Kelola Blok Mahakam Mulai Awal Januari 2018

WK Mahakam berproduksi minyak dan kondensat sebesar 52 ribu barel minyak per hari dan 1.360 juta kaki kubik

Pertamina Resmi Kelola Blok Mahakam Mulai Awal Januari 2018
Tribunnews.com/Gita Irawan
Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam (kiri) menerima plakat simbolik hak kelola WK Magakam dari Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi (kanan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Setelah 50 tahun dikelola oleh Total Exploration & Production Indonesie (TEPI), hak kelola Wilayah Kerja (WK) Mahakam sebagai WK produksi gas bumi terbesar di Indonesia telah berpindah secara resmi ke PT Pertamina (Persero) pada saat pergantian tahun 2017-2018.

Serah terima pengelolaan WK Mahakam diawali dengan penyerahan kembali pengelolaan WK Mahakam dari TEPI & Inpex kepada Pemerintah yang dalam hal ini diwakili Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, untuk selanjutnya diserahkan kepada PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh Direktur Hulu Syamsu Alam.

Dalam sambutannya, Syamsu mengapresiasi kerja TEPI dan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yang diserahkan tanggung jawab pengelolaan WK Mahakam.

Syamsu mengatakan bahwa di awal kerjanya PHM yang merupakan cucu perusahaan dari PT Pertamina (Persero) bersama TEPI telah menyelesaikan pemboran 14 sumur baru.

"Sebagai komitmen menjaga kesinambungan operasi dan produksi, sampai hari ini kami telah menuntaskan pemboran 14 sumur dan akan menyelesaikan sumur ke -15 dalam beberapa hari kedepan," kata Syamsu Alam.

Tak lupa Syamsu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dalam kemajuan WK Mahakam selama ini seperti TEPI, Pertamina Hulu Mahakam, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, para karyawan dan masyarakat yang telah berkontribusi.

Berdasarkan data SKK Migas, per November 2017, WK Mahakam berproduksi minyak dan kondensat sebesar 52 ribu barel minyak per hari dan 1.360 juta kaki kubik gas bumi per hari.

Cadangan terbukti per 1 Januari 2016 sebesar 4,9 TCF gas, 57 juta barel minyak dan 45 juta barrel kondensat.

Pengelolaan WK Mahakam oleh Pertamina menjadikan Pertamina sebagai penyumbang lebih dari 30% produksi minyak dan gas nasional pada tahun 2018.

Persetujuan Program Kerja dan Anggaran (WP&B) 2018 oleh SKK Migas menargetkan produksi PHM 42,01 ribu barel minyak per hari dan 916 mmscf gas per hari.

Angka tersebut direncanakan dicapai dengan pengeboran sumur pengembangan sebanyak 69 sumur, 132 workover sumur, 5.623 perbaikan sumur serta POFD 5 lapangan migas di WK Mahakam.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas