Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Minuman Kurma Tanpa bahan Pengawet dan Pemanis Buatan Pertama di Indonesia

7 Dates menjadi satu-satunya minuman buah kurma yang bebas bahan pengawet dan tanpa pemanis buatan

Minuman Kurma Tanpa bahan Pengawet dan Pemanis Buatan Pertama di Indonesia
Tribunnews/Eko Sutriyanto
Nabil Salim, CEO PT Ajwa Madinah Barakah (kiri) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -PT Ajwa Madinah Barakah melahirkan produk minuman kurma inovatif dengan konsep 7 butir kurma. 7 Dates (Seven Dates), merupakan minuman kurma yang tidak hanya tren, namun sarat dengan keunggulan lainnya seperti tanpa pewarna dan pemanis buatan.

Produk ini dapat dikategorikan sebagai softdrink yang baik untuk dikonsumsi secara rutin setiap hari.

“7Dates dapat dijadikan suplemen bagi mereka yang membutuhkan asupan energi dan meningkatkan imunitas tubuh dan berfungsi sebagai anti oksidan yang bermanfaat untuk asupan nutrisi dan gizi bagi tubuh. Salah satu khasiat dari 7 Dates cocok untuk jantung, ibu hamil, pencegah stroke,” kata Nabil, CEO PT Ajwa Madinah Barakah dalam keterangan persnya di Jakarta.

Menurut Nabil, 7 Dates adalah satu-satunya minuman buah kurma yang bebas bahan pengawet dan tanpa pemanis buatan.

Minuman ini diproses secara higienis menggunakan mesin industri sesuai standar food grade.

"Kami berani menggaransi produk ini aman untuk dikonsumsi dan dinikmati seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa," kata Nabil dengan tegas.

Baca: Kesigapan Paspampres Pastikan Keamanan Makanan dan Minuman Presiden Jokowi

7 Dates juga sangat baik dikonsumsi oleh para atlet atau mereka yang hobby berolahraga, pekerja berat yang membutuhkan stamina lebih, serta mereka yang konsen terhadap kesehatan atau dalam proses therapy.

“Kami ingin produk ini menjadi jawaban atas persoalan kesehatan dan penambah stamina alami dari kurma, misi luhur kami salah satunya adalah ingin berkontribusi menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat dan kuat, jadi hidup mereka bisa lebih berstamina,” ujar pria yang juga dikenal sebagai eksportir beberapa produk pangan asli Indonesia ini.

Nabil menambahkan, jika buah lokal itu banyak mengandung air, sedangkan buah kurma kalau diperas, unsur jelly-nya lebih banyak. Menggumpal dan harus ada formula khusus untuk mengolahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas