Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

PHE Serahkan Pengelolaan Sukowati ke Pertamina EP

Pengelolaan dan operator Lapangan Sukowati di Blok Tuban saat ini diserahkan ke PT Pertamina EP

PHE Serahkan Pengelolaan Sukowati ke Pertamina EP
KONTAN
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha PT Pertamina (Persero) di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), pada 2018 ini tidak lagi mengelola dan menjadi operator Lapangan Sukowati di Blok Tuban.

Pengelolaan dan operator Lapangan Sukowati di Blok Tuban saat ini diserahkan ke PT Pertamina EP, anak usaha Pertamina lain yang juga bermain di sektor hulu migas.

Presiden Direktur PT Pertamina Hulu Energi PHE R Gunung Sardjono Hadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan strategi khusus untuk bisa mengelola Blok Tuban tanpa Lapangan Sukowati.

Menurut dia, pada 2018 ini pihaknya akan mengembangkan struktur lapangan migas lain yang masih non-aktif.

"Tidak apa-apa (tanpa Sukowati). Kan ada Mudi, Sumber, lalu Lengowangi," kata Gunung di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia melanjutkan, PHE sudah memberikan surat resmi kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pengembalian dan pemindahan operatorship Lapangan Sukowati yang berada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu kepada Pertamina EP.

Gunung mengatakan, setelah menyerahkan pengelolaan lapangan Sukowati ke Pertamina EP, PHE akan mengintegrasikan Blok Tuban dengan Blok Randugunting di sekitar Jepara atau Rembang, Jawa Tengah.

Jika rencana tersebut bisa direalisasikan, lanjut Gunung, akan terjadi efisiensi pengelolaan. Apalagi Lapangan Randugunting sukses menemukan potensi gas yang bagus.

"Rencana integrasi tersebut dipastikan membuat pengelolaan Blok Tuban dan Randugunting akan lebih efisien," kata dia.

Lebih Pantas

Direktur Pengembangan PHE Afif Saifudin menambahkan, Pertamina EP memang lebih pas menjadi pengelola sekaligus operator lapangan Sukowati. Pasalnya, di lapangan unitisasi tersebut porsi Pertamina EP mencapai 80 persen.

Sementara, Joint Operating Body (JOB) Pertamina PetroChina East Java (PPEC), yang menjadi operator Blok Tuban sebelum terminasi 28 Februari 2018, memiliki porsi 20 persen di Sukowati.

"Dari 20 persen itu, porsi kami 75 persen dan PetroChina 25 persen. Setelah terminasi, kami punya 100 persen di 20 persen porsi kami tersebut,” ujarnya.

Pertamina EP lebih pantas mengelola Lapangan Sukowati karena lokasi lapangan tersebut dekat dengan ladang minyak Pertamina EP yang berada di Cepu, Kabupaten Blora.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Pada 2018, Pertamina Hulu Energi Tak Lagi Kelola Lapangan Sukowati

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas