Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dianggap Lebih Praktis, Kebiasaan Belanja Para Ibu Bergeser ke Online

Kebiasaan belanja para ibu semakin bergeser ke perdagangan online karena alasan kepraktisan

Dianggap Lebih Praktis, Kebiasaan Belanja Para Ibu Bergeser ke Online
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebiasaan belanja para ibu semakin bergeser ke perdagangan online karena alasan kepraktisan. Menurut survei terbaru, 73 persen ibu belanja online lebih dari 2-3 kali dalam sebulan.

Survei tersebut dilakukan TheAsianParent tahun 2017 terhadap 1.000 ibu di Indonesia. Hasil survei juga menunjukkan, dalam tiap transaksi tersebut, 6 dari 10 ibu menghabiskan rata-rata Rp 100.000 - Rp 300.000.

Sekitar 41 persen juga mengatakan bahwa menyukai pembayaran lewat telepon seluler karena diklaim lebih mudah dan cepat.

Baca: Dua Gol Bersejarah Cristiano Ronaldo Bawa Real Madrid Kalahkan PSG 3-1

Responden dalam survei tersebut sebagian besar adalah ibu yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Medan dengan pendapatan rumah tangga di atas Rp 3 juta.

Menurut Country Manager Tickled Media Indonesia Hadi Pangestu, dari riset tersebut terungkap tiga alasan teratas mengapa belanja online menjadi rujukan utama untuk membeli barang-barang kebutuhan ibu.

“Pertama belanjanya dapat dilakukan kapan saja,” kata Hadi, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Alasan berikutnya adalah dapat menghemat waktu. Jika dilakukan secara online, konsumen juga lebih mudah membandingkan harga.

Alasan terakhir dianggap relevan karena para ibu dianggap berusaha mencari harga temurah, namun berkualitas saat belanja daring. “Perbandingan harga produk ini dapat memudahkan mereka,” kata Hadi.

Nah, kapan biasanya para ibu belanja? Hadi mengatakan, menurut survei waktu belanja favorit adalah pada pukul 7 malam atau lebih. Dia tak mengatakan secara pasti apa alasan di balik tersebut.

Kendati demikian psikolog Nadya Pramesrani menduga pada jam-jam segitu, anak-anak sudah tidur, sehingga para ibu dapat “me time” dengan belanja daring.

“Tapi itu semua tergantung kultur keluarga masing-masing,” kata Nadya.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: 73 Persen Ibu Rutin Belanja Online

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas