Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Miliki Potensi Migas Laut Dalam, Indonesia Ajak Investor Bergabung

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebutkan Indonesia bagian timur memiliki potensi minyak

Miliki Potensi Migas Laut Dalam, Indonesia Ajak Investor Bergabung
PHE-WMO
Ilustrasi: Anjungan pengeboran minyak West Madura Offshore (WMO) milik Pertamina Hulu Energi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebutkan Indonesia bagian timur memiliki potensi minyak dan gas bumi laut.

Untuk mengembangkan potensi tersebut, Indonesia mengundang investor untuk mengembangkannya.

"Tantangan lain di sisi hulu adalah pengembangan lapangan laut dalam di Indonesia. Lapangan laut dalam Indonesia diyakini memiliki potensi signifikan tetapi kami juga menghadapi tantangan besar ke depan terkait pengembangannya," ujar Arcandra, di Jakarta.

Investor tersebut dibutuhkan untuk pengembangan migas di laut untuk mencapai target on-stream.

Untuk mengundang investor pemerintah membuat kebijakan untuk memberikan insentif bagi kontraktor proyek-proyek laut dalam pembangunan perairan.

Norwegia, dinilai Arcandra memiliki keahlian dan pengalaman dalam pengembangan minyak dan gas bumi di laut dalam itu.

Sehingga negara membuka kesempatan kepada Norweegi untuk mengembangkan potensi

"Hari ini, saya ingin menyampaikan harapan pemerintah Indonesia bahwa kami ingin belajar tentang lepas pantai dari Norwegia," harap Arcandra.

Norwegia menjadi mitra yang tepat mengingat dari sejarah panjang negara ini dalam mengembangkan industri migas di negaranya.

Bila ada kerjasama dengan Norwegia, Indonesia bisa melakukkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan Norwegia dalam upaya meningkatkan produksi dari lapangan laut dalam.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas