Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

PT Surya Pertiwi Tbk Siap Lepas 26 Persen Saham Melalui IPO

Untuk memaksimalkan perolehan dana dari IPO ini, Perseroan akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri.

PT Surya Pertiwi Tbk Siap Lepas 26 Persen Saham Melalui IPO
equitydealingguide.com
ilustrasi IPO

TRIBUUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Surya Pertiwi Tbk (“Surya Pertiwi atau Perseroan”), melalui anak perusahaan berencana untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia

Perseroan siap melepas sebanyak-banyaknya 700 juta saham baru, atau sekitar 26% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan, yang akan dilakukan pada bulan Mei 2018 dengan PT Ciptadana Sekuritas Asia selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Surya Pertiwi Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan saniter dan fitting, serta memproduksi barang saniter dan pengelolaan gedung.

Tjahjono Alim, Presiden Direktur Perseroan mengatakan untuk memaksimalkan perolehan dana dari IPO ini, Perseroan akan menawarkan sahamnya hingga ke luar negeri.

"Perseroan masuk bursa melalui IPO ini bertujuan untuk memperbaiki struktur modal melalui pelunasan utang dan ekspansi bisnis. Adapun rencana penggunaan dana IPO adalah untuk belanja modal, pembayaran utang, dan modal kerja," katanya.

 Hingga saat ini, Perseroan merupakan distributor eksklusif di Indonesia untuk produk saniter dan fitting dengan merek TOTO.

Baca: Rocky Gerung Dilaporkan Polisi, Akhmad Sahal: Norak Banget, Menyatakan Pikiran Kok Dipolisikan.

Lebih dari 90% produk penjualan Perseroan adalah merek TOTO, sedangkan sisanya, merupakan produk dari produsen lain terutama merek Eropa.

Perseroan melalui Perusahaan Anak, juga memproduksi barang saniter di pabrik Surabaya dengan kapasitas produksi sekitar 500.000 unit per tahun.

Per tanggal 31 Desember 2017, Perseroan memiliki 11 distributor tunggal yang mencakup 14 kota besar dan sekitarnya di luar Jabodetabek dan Surabaya,serta lebih dari 100 diler di Jabodetabek dan Surabaya.

 Irene Hamidjaja, Direktur menuturkan, untuk periode 12 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017, penjualan Perseroan mencapai Rp 2,141 triliun, dengan porsi 89.5% penjualan barang lokal, dan 10,5% penjualan barang impor.

Sedangkan untuk periode 12 bulan yang yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016, penjualan mencapai Rp2.071 miliar, dengan porsi 90,9% barang lokal, dan 9,1% penjualan barang impor.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas