Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ekspor Perdana dengan Kapal Kontainer 10.000 TEUs Senilai Rp 152 Miliar

Menteri Perindustrian, Airlangga Hatarto menyebutkan nilai ekspornya mencapai 11 Juta dollar AS atau setara dengan Rp 152 Miliar

Ekspor Perdana dengan Kapal Kontainer 10.000 TEUs Senilai Rp 152 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/APFIA
Menteri Perindustrian Airlangga Hatarto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  Pada pengiriman ekspor pertama menggunakan Kapal Kontainer berukuran raksasa sebesar 10.000 TEUs, produk yang diekspor sebanyak 4.300 TEUs.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hatarto menyebutkan nilai ekspornya mencapai 11 Juta dollar AS atau setara dengan Rp 152 Miliar dengan kurs Rp 13.900.

Jenis-jenis barang yang dikirimkan ini merupakan produk jadi seperti pakaian, sepatu, boneka, mainan, pakaian, tas, makanan keramik, otomotif hingga produk furniture.

"Ini adalah produk manufaktur bukan komoditi ada ban juga, seluruhnya manufaktur ini nilainya kira 11 juta dollar Amerika," kata Airlangga saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/5/2018).

Dengan adanya kapal raksasa tersebut pelaku industri bisa mendapatkan biaya pengiriman logistic yang lebih murah.

Airlangga yang saat itu mengenakan batik berwarna cokelat menyebut setiap pengiriman container dengan kapal tersebut menghemat 300 dolar Amerika atau setara dengan Rp 4,1 juta.

Baca: Begini Nasib 4 Anak Pelaku Bom Bunuh Diri, Selamat dari Bom Rakitan Ayahnya Meski Diharapkan Tewas

Kemudian dari segi waktu juga jadi lebih efisien dari yang biasanya dikirm selama 31 hari kini hanya mencapai 21 hari saja.

"Keuntungan tentu dari waktu, dia ke negara ekspor dalam hal ini Amerika, itu dari 31 hari bisa lebih cepat jadi 23 hari kemudian biaya perkontainer ada penghematan 300 dollar Amerika, penghematan 20 persen," ungkap Airlangga.

Namun Airlangga mengatakan pemerintah masih belum puas dengan jumlah yang diangkut saat ini sehingga berupaya untuk terus meningkatkan angkanya.

"Belum maksimal ini ,nanti akan naik terus kedepan akan bertambah," tutur Airlangga.

Ekspor pertama dengan kapal yang dilayani CMA dan CGM itu langsung dilakukan oleh Presiden Joko Eidodo di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (15/5/2018).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas