Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Punya Gaji Gede Bukan Jaminan Mampu Beli Rumah di Jakarta

Untung menyebut tingginya penghasilan bukan jaminan seseorang dapat memiliki rumah di Jakarta.

Punya Gaji Gede Bukan Jaminan Mampu Beli Rumah di Jakarta
Tribunnews/JEPRIMA
Pengunjung saat melihat-lihat maket proyek dari Adhi Persada Properti pada ajang pameran Mandiri Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018). Fenomena mahasiswa generasi milenial yang berpindah dari rumah kost ke apartemen telah mengubah skema dari biaya menjadi investasi sehingga mereka tidak lagi terbebani dengan biaya kost justru mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut, PT Adhi Persada Properti mengambil kesempatan tersebut dengan membangun proyek mahasiswa di Depok, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya dan Malang. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hampir separuh penduduk Jakarta tinggal di rumah warisan orangtua. Itulah fakta dari survei Sentiment Survey Semester I-2018 terhadap 1.922 responden pada medio 13 Maret-27 April 2018. 

Dari survei itu diketahui  44,66 persen penduduk DKI Jakarta tinggal di rumah warisan orang tua, yang diakui sebagai rumah sendiri.

"Betul, pengakuan tinggal di rumah sendiri, namun rumah tersebut mereka peroleh dari warisan. Bukan dibeli dengan uang mereka sendiri," kata Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung dalam keterangan tertulis, Rabu (16/5/2018).

Kemudian terungkap pula hanya 19,42 persen partisipan yang disurvei tinggal di rumah yang diperoleh dari hasil keringat sendiri.

Baca: Bikin Pangling, Begini Penampilan Chika Jessica Menjelang Bulan Puasa, Akan Berhijab?

Sisanya, 35,92 persen menyatakan memilih untuk menyewa atau mengontrak rumah, serta indekost.

Lebih jauh Untung menyebut tingginya penghasilan bukan jaminan seseorang dapat memiliki rumah di Jakarta.

Simpel saja alasannya, mereka mengaku sulit menabung untuk menebus uang muka properti, baik hunian tapak maupun apartemen, yang mereka incar.

"Mereka yang memiliki penghasilan bulanan baik di bawah atau di atas Rp 10 juta tetap kesulitan membayar DP (down payment)," kata dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fajar Anjungroso
  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas