Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak Rupiah

Pengamat: Suku Bunga Acuan 4,5 Persen, Rupiah Bisa Menguat

Menurut kurs referensi Jisdor hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ada pada level Rp 14.074

Pengamat: Suku Bunga Acuan 4,5 Persen, Rupiah Bisa Menguat
Tribunnews/JEPRIMA
Seorang karyawan saat menghitung mata uang dalam bentuk pecahan Rp 50.000 dan pecahan Rp 100.000 di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keputusan Bank Indonesia melalui menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate 25 basis poin (bps) jadi 4,5 persen diprediksi berdampak positif pada nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Meski begitu, penguatan rupiah atau apresiasi ditaksir tidak akan terlalu signifikan.

"Kalau hanya 25 bps efek ke rupiah hanya terapresiasi Rp 100-200 per dollar AS sehingga kurs besok hanya menguat ke Rp 13.800-13.900, belum kembali ke titik fundamental Rp 13.500," kata ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara saat dihubungi Kompas.com, Kamis (17/5/2018) malam.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ada pada level Rp 14.074. pada Rabu (16/5/2018) kemarin bahkan nilai tukar sempat menyentuh level Rp 14.094 sekaligus merupakan yang tertinggi sejak awal tahun 2018.

Menurut Bhima, faktor utama yang mendorong BI menaikkan suku bunga acuan karena cadangan devisa yang semakin tergerus untuk pembayaran utang luar negeri dan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah.
Jika suku bunga acuan tidak dinaikkan, ada kekhawatiran posisi cadangan devisa akan makin merosot.

Berdasarkan data terakhir, posisi cadangan devisa akhir April 2018 tercatat sebesar 124,9 miliar dollar AS. Posisi cadangan devisa ini turun signifikan dibanding posisi cadangan devisa akhir Januari 2018 sebesar 131,98 miliar dollar AS, di mana secara bertahap turun pada Februari, Maret, hingga April.

"Dengan naiknya suku bunga acuan 25 bps, dana asing harapannya bisa tertahan dan tidak melanjutkan outflow. Sejak awal tahun, investor asing terus melakukan penjualan bersih saham (net sales) hingga Rp 39 triliun," tutur Bhima.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suku Bunga Acuan 4,5 Persen, Rupiah Bisa Menguat hingga 200 Poin"

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas