Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jalan Tol Kertosono-Kediri Mulai Dibangun Awal 2019, Panjangnya 24 Kilometer

Ruas tol ini akan dimulai cabang tol Ngawi-Kertosono yaitu di sekitar Tanjunganom sampai Kediri.

Jalan Tol Kertosono-Kediri Mulai Dibangun Awal 2019, Panjangnya 24 Kilometer
JASA MARGA
Pembangunan proyek Jalan Tol Ngawi-Kertosono. 

Laporan Reporter Kontan, Dina Mirayanti Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) atau yang telah berganti nama menjadi PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) mendapatkan penugasan untuk menggarap tol dari Kertosono hingga Kediri sepanjang 24 kilometer.

Sebelumnya, anak usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tersebut hanya memiliki konsesi tol sepanjang 88,35 km yang menghubungan Ngawi-Kertosono.

Sepanjang 49,5 km dibiayai sendiri oleh JNKK dari Ngawi- Wilangan, sementara dari Wilangan-Kertosono dibiayai oleh Anggaran Pendapan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan tambahan penugasan tersebut, maka total panjang tol JNKK akan mencapai 112,35 km. 

Direktur Utama JNKK Iwan Moedyarno mengungkapkan, tol Kertosono-Kediri diperkirakan akan menelan investasi sekitar Rp 3,6 triliun-Rp 3,7 triliun.

"Sekarang rencana pembangunan tol Kertosono-Kediri masih dalam tahap diskusi Amdal (Analisa Dampak Lingkungan). Selanjutnya akan masuk pada penetapan lokasi dari Gubernur, mudah-mudahan Agustus keluar atau paling lambat September 2018," ungkap Iwan.

Baca: Jalan Tol Kertosono-Kediri Akan Digarap Anak Usaha Jasa Marga

Iwan menambahkan, setelah penlok keluar maka akan segera lanjut pada pengadaan tanah. JNKK mengharapkan, tol Kertosono-Kediri itu bisa mulai kontruksi pada kuartal I 2019.

Ruas tol ini akan dimulai cabang tol Ngawi-Kertosono yaitu di sekitar Tanjunganom sampai Kediri.

Baca: Tips Mengemudi Hemat BBM Saat Mudik

Sementara bagian tol Ngawi-Kertosono yang dibiayai JNKK dari Ngawi-Wilangan sepanjang 52 km (dimana 4 km merupakan bagian dari Solo-Ngawi) sudah resmi beroperasi sejak 29 Maret 2018 lalu.

Pembangunannya menelan investasi Rp 4,7 triliun.

Sementara bagian yang dibiayai APBN dari Wilangan-Kertosono masih dalam proses konstruksi dan progresnya saat ini baru mencapai 68%. Pembebasan lahannya sudah mencapai 99,9%.

Meskipun konstruksi Tol Wilangan-Kertosono belum rampung, namun jalan ini sudah difungsionalkan untuk melayani arus mudik dan arus balik Lebaran 2018.

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas