Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ditinggal Pemudik, Konsumsi Listrik di Jakarta Turun 40 Persen

Kendati konsumsi listrik turun, Haryanto memastikan pelayanan PLN akan selalu siap siaga.

Ditinggal Pemudik, Konsumsi Listrik di Jakarta Turun 40 Persen
KONTAN/Cheppy A. Muchlis
Meteran Listrik - Penghuni rumah susun marunda mengamati meteran listrik di kompleks rumah susn Marunda Jakarta akhir minggu lalu. Pemerintah berencana melakukan tender pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Muara Karang, Muara Tawar, dan Tanjung Priok sebagai antisipasi mundurnya jadwal pembangunan proyek PLTU Batang. Nantinya, ketiga PLTGU itu dengan total kapasitas 2.000 MW ditargetkan beroperasi sebelum 2017 mendatang. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konsumsi listrik di Jakarta diperkirakan turun hingga 40% saat libur Lebaran 2018. Penurunan tersebut disebabkan sejumlah warga Jakarta mudik dan sebagian besar industri libur.

Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Bagian Barat Haryanto WS mengatakan, konsumsi listrik di Jakarta saat kondisi normal mencapai 5.000 megawatt (MW), namun saat libur Lebaran turun menjadi 3.000 MW.

"Seperti biasa karena saat Idul Fitri dilakukan cuti bersama beban (konsumsi listrik) turun 30% sampai 40%," ujar Haryanto di kantor PLN Disjaya, Jakarta, Rabu (13/6).

Kendati konsumsi listrik turun, Haryanto memastikan pelayanan PLN akan selalu siap siaga. Dia telah memerintahkan petugas PLN untuk siap melayani selama 24 jam saat libur Lebaran.

General PLN Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan Asaad meyakini konsumsi listrik pelanggannya akan kembali normal begitu selesai libur Lebaran. "Biasanya tumbuh lagi. Hari pertama kerja juga sudah bisa recovery lagi kok," kata Ikhsan.

Baca: Mulai Dagang Baju, Judika Bidik Penggemar sebagai Pangsa Pasar

Ikhsan menambahkan, saat libur Lebaran akan ada 1.616 petugas siaga yang akan disebar di 18 titik di wilayahnya.

Selain itu, pihaknya akan memantau sejumlah tempat prioritas, yakni 324 mesjid yang menjadi tempat shalat Idul Fitri serta pelanggan VVIP di empat lokasi seperti kediaman Wakil Presiden, rumah dinas Wakil Presiden, Istana Kepresiden, dan kantor Wakil Presiden.

Tak hanya itu, 11 rumah sakit, 6 lokasi transportasi publik, serta 282 pelanggan VIP seperti menteri, anggota DPR, maupun pejabat negara lainnya juga turut di pantau PLN.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan tak ada gangguan listrik saat musim libur Lebaran 2018. (Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Konsumsi Listrik di Jakarta Turun Hingga 40 Persen Saat Libur Lebaran

  Loading comments...
berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas