Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ginza Jababeka Jadi Business Loft Pertama di Kawasan Prospektif Timur Jakarta

Perkembangan pesat ekonomi di Kota Jababeka diiringi dengan pertumbuhan infrastruktur, fasilitas komersial

Ginza Jababeka Jadi Business Loft Pertama di Kawasan Prospektif Timur Jakarta
Istimewa/Warta Kota
Rancangan GINZA Jababeka. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan Timur Jakarta tepatnya Kota Jababeka Cikarang menjadi tujuan utama investasi global dan jantung ekonomi Indonesia.

Lebih dari 4.000 perusahaan multinasional beroperasi di kawasan industri Jababeka di Cikarang dan Karawang, Jawa Barat.

Kontribusi kawasan ini terhadap ekonomi nasional merupakan terbesar kedua setelah DKI Jakarta, sehingga investasi properti di kawasan Jababeka menjadi pilihan investasi properti yang sangat menjanjikan selain Jakarta.

Kementerian Perindustrian RI mendorong penerapan Indonesia 4.0 di Cikarang, di mana teknologi menjadi kunci peningkatan produktivitas, kualitas dan efisiensi produk untuk daya saing Indonesia.

5 sektor industri prioritas Indonesia 4.0 yaitu elektronik, otomotif, makanan dan minuman, kimia dan tekstil semuanya terdapat di Kota Jababeka.

"Visi Indonesia 2045 sudah terdapat di Jababeka, ditunjukkan dengan PDB per kapita kawasan ini sebesar Rp146 juta per tahun. Maka, tantangan selanjutnya adalah mereplikasi keberhasilan ini ke wilayah-wilayah potensial lainnya di Indonesia," ungkap Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto saat sosialisasi penerapan Indonesia 4.0 di Kota Jababeka, Juni 2018 lalu seperti dikutip dari Warta Kota.

Perkembangan pesat ekonomi di Kota Jababeka diiringi dengan pertumbuhan infrastruktur, fasilitas komersial, dan sumber daya manusia.

Dengan luas lahan 5.600 hektar, Kota Jababeka dapat berperan besar untuk menciptakan lahan pekerjaan baru di Indonesia dan mengurangi beban ibukota DKI Jakarta.

Faktor-faktor tersebut menjadikan Kota Jababeka tujuan utama perusahaan-perusahaan multinasional membangun industri mereka di Kota Jababeka.  

Jumlah populasi yang tinggi menyebabkan mobilitas yang tinggi di dalam dan luar kawasan Jababeka sehingga fasilitas dan sarana infrastruktur penunjang mobilitas di Jababeka saat ini terus ditambah.

Tiga akses itu adalah pintu tol Jakarta-Cikampek (KM 29, KM 31 dan KM 34,7), KRL Commuter Line, Jakarta Heli Club, Elevated Toll Road Jakarta-Cikampek (selesai awal 2019), MRT Balaraja-Cikarang, LRT Jakarta-Cikarang, High Speed Train Jakarta-Bandung, Bandara Internasional Kertajati dan Pelabuhan Patimban.

Bahkan, stasiun MRT Cikarang akan terletak di pusat CBD Kota Jababeka.

Dengan matangnya fasilitas komersial dan pembangunan infrastruktur yang mulai selesai di sekitar Kota Jababeka, memungkinkan Jababeka Residence dikembangkan menjadi kawasan residensial dan komersial kelas menengah atas.

Jababeka Residence dibangun dengan acuan standar internasional, diharapkan menjadi one stop smart living di mana kebutuhan penghuni untuk tinggal, bekerja dan berekreasi terpenuhi dalam satu area.

“Melihat pesatnya pembangunan kawasan residensial dan fasilitas komersial yang sangat lengkap serta didukung perekonomian dari kawasan industri yang sangat besar dan maju di Kota Jababeka, kami merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan produk terbaru dan yang pertama di Timur Jakarta yaitu Ginza," ujar Presiden Direktur Jababeka Residence, Sutedja S Darmono dilansir Warta Kota. (WK/*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas