Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3 Persen Itu Realistis

“Kami akan tetap melihat 5,3 persen akan masih cukup realitis namun kita tetap waspada terjadi kemungkinan downside risk,” kata dia.

Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3 Persen Itu Realistis
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Sri Mulyani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA —  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen seperti tercantum di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2019 masih realistis. 

Sri Mulyani menyampaikan itu saat rapat pengambilan keputusan asumsi makroekonomi dalam RAPBN 2019 bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2018). 

Sri menuturkan, target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen di 2019 yang disampaikan pemerintah tidak terlepas dari tren perekomian Indonesia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

Misalnya, pada kuartal pertama dan kedua tahun ini, terjadi penurunan yang cukup tajam pada arus modal masuk baik dari invetasi langsung maupun portofolio jangka pendek. 

Baca: Pahala Mansury: Dicopot dari Kursi Dirut Garuda, Dipasang Jadi Direktur Keuangan Pertamina

Hal itu terlihat dari investasi langsung yang masuk ke Indonesia di tahun 2017 tercatat sebesar Rp 19,4 triliun, sedangkan pada triwulan pertama tahun ini. Investasi yang masuk hanya Rp 2,9 triliun.

Pada triwulan kedua 2018, invetasi langsung kembali turun menjadi Rp 2,5 triliun. 

Karena itu, Pemerintah akan menjaga dari sisi invetasi bisa meningka di atas 7 persen dengan terus memacu ekspor dan mengendalikan impor. 

Baca: Pengalaman Ustaz Felix Siauw Jadi Korban Persekusi Saat Berdakwah di Bangil, Pasuruan

“Untuk itu 2019 melihat faktor tersebut kami anggap ada kesempatan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, investasi stabil dan meningkat di atas 7 persen, ekspor impor akan stabil dengan impor menurun dan ekspor juga akan lebih positif atau lebih tinggi dari 2018,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan, dengan melihat kondisi tersebut, Pemerintah tetap optimis mematok pertumbuhan ekonomi 2019 bisa di kisaran 5,3 persen, namun tetap mewaspadai adanya dinamika yang bisa mempengaruhi konsumsi dan invetasi. 

“Kami akan tetap melihat 5,3 persen akan masih cukup realitis namun kita tetap waspada terjadi kemungkinan downside risk,” kata dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas