Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak Rupiah

IHSG Anjlok 2 Persen, Rupiah Melemah

IHSG terimbas melemahnya bursa saham di Asia. Indeks Shanghai Composite melemah cukup dalam, 5,22 persen disusul pelemahan indeks Hang Seng

IHSG Anjlok 2 Persen, Rupiah Melemah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan beraktivitas di dekat tayangan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi cukup tajam pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (11/10/2018) ke posisi 5.702,82 poin atau melemah 117,84 poin setara 2,02 persen.

IHSG terimbas melemahnya bursa saham di Asia. Indeks Shanghai Composite melemah cukup dalam, 5,22 persen disusul pelemahan indeks Hang Seng 3,54 persen, indeks Nikkei melemah 3,89 persen dan Strait Times yang melemah 2,69 persen.

Sebelumnya, pada awal perdagangan, IHSG dibuka melemah pada level 5.733,99 poin. Hari ini, IHSG mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 7,42 triliun dari 11,23 miliar unit saham yang diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 374,984 kali.

Sebanyak 337 saham melemah sore ini, 78 saham lainnya menguat dan 94 saham lainnya bergerak mendatar.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi mengatakan, pelemahan IHSG terdampak dari melemahnya bursa saham global.

“Karena dampak dari luar, Dow Jones nya kan turunnya luar biasa juga 3 persen jadi pasati berdampak ke kita, Hang Seng juga hampir 3 persen,” kata Inarno, Kamis (11/10/2018).

Inarno menuturkan, tekanan pada bursa saham dalam negeri lantaran gejolak yang berasal dari eksternal tersebut sifatnya hanya sementara.

Selain itu, adanya pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia menjadi ajang bagi Indonesia menunjukkan kepada dunia internasional bahwa fundamen ekonomi dalam negeri masih kuat.

“Ini gejala eksternal di luar dan ini sifatnya sementara,” pungkasnya.

Rupiah Melemah

Sementara, nilai tukar Rupiah pada penutupan perdagangan sore ini, melemah ke level Rp 15.235 per dolar AS dari posisi awal perdagangan Rp 15.223 per dolar AS.

Dengan posisi kurs sore ini, depresiasi Rupiah menjadi 12,39 persen sejak awal tahun ini. Bloomberg mencatat, hari ini Rupiah ditransaksikan pada kisaran Rp 15.223 per dolar AS hingga Rp 15.267 per dolar AS.

Sementara, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mencatat, hari ini, Rupiah melemah ke posisi Rp 15.253 per dolar AS dari sebelumnya Rp 15.215 per dolar AS.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gejolak Rupiah

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas