Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

APPSI Tolak Pandangan Kenaikan Harga Dilakukan Pedagang Pasar

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menolak pandangan kenaikan harga bahan pokok dilakukan oleh pedagang pasar.

APPSI Tolak Pandangan Kenaikan Harga Dilakukan Pedagang Pasar
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
TINJAU HARGA SEMBAKO - Staff Ahli Bidang Perdagangan Jasa pada Kementrian Perdagangan RI, Lasminingsih berbincang dengan pedagang saat meninjau harga sembako di Pasar beringharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (8/12/2017). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan stok dan harga sembako jelang Natal dan tahun baru. TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Brian Priambudi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menolak pandangan kenaikan harga bahan pokok dilakukan oleh pedagang pasar.

Sekjen APPSI, Muhammad Maulana mengatakan, berdasarkan survey bersama Universitas Gajah Mada (UGM), terdapat tiga faktor yang mempengaruhi harga bahan pokok.

"Pertama harga itu ditentukan oleh iklim. Seperti tahun lalu, panen bawang merah mundur dua bulan karena perubahan cuaca," terang Maulana di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/10/2018).

Baca: Rafathar Usil Kunci Sang ART di Kamar Mandi, Nagita Slavina Geram dan Semprot Raffi Ahmad

Selain faktor iklim, biaya logistik sangat berpengaruh terhadap harga bahan pokok di pasar tradisional.

Maulana menjelaskan rantai pasok dari petani beras ke pedagang pasar di Yogyakarta harus melalui 9 tangan distribusi.

"Bayangkan saja kalau setiap rantai mengambil 10%. Berarti hampir 100% dari harga bahan pokok itu ada di logistik," jelasnya.

Baca: Balita Tewas Usai Terkunci di Dalam Mobil

Di sisi lain, faktor keuangan pedagang juga berpengaruh terhadap bahan pokok yang dijual di pasar tradisional.

Menurut Maulana, berdasarkan surveynya, pedagang pasar tidak mempunyai akses kepada bank.

"Oleh karena itu, mereka meminjam duit modal ke rentenir. Rentenir itu bunganya bisa sampai 3000% pertahun," jelasnya.

Baca: Dua Bomber Bergabung, 5 Pemain Persib Bandung Ini Justru Dipulangkan Jelang Laga Kontra PSM Makassar

Maulana mengatakan, tiga faktor diatas sangat mempengaruhi harga bahan pokok di pasar tradisional.

"Akhirnya harga makin jauh melambung. Itulah kenapa terkadang beras lokal lebih mahal, gula lokal lebih mahal," tutupnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Brian Priambudi
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas