Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak Rupiah

Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.590 per Dolar AS

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (7/11/2018) ditutup menguat 214 poin atau 1,45 persen

Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 14.590 per Dolar AS
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas jasa penukaran uang asing saat menghitung pecahan Rp 100.000 di PT Ayu Masagung, Jakarta Pusat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (7/11/2018) ditutup menguat 214 poin atau 1,45 persen ke posisi Rp 14.590 per dolar AS.

Sebelumnya, pada awal perdagangan, Rupiah dibuka menguat pada posisi Rp 14.782 dolar AS. Dengan posisi kurs sore ini, depresiasinya sejak awal tahun ini menjadi 7,64 persen.

Bloomberg mencatat, hari ini, kurs Rupiah ditransaksikan pada kisaran Rp 14.590 - Rp 14.805 per dolar AS.

Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, Rupiah menguat ke posisi Rp 14.764 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp 14.891 per dolar AS.

Sebelumnya, Bank Indonesia menyatakan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China XI Jinping berdampak positif bagi mata uang di negara-negara berkembang, termasuk penguatan nilai tukar Rupiah.

Trump-Jinping, dijadwalkan akan bertemu di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G-20 di Buenos Aires, Argentina, akhir November ini. Pertemuan itu dilakukan di tengah meningkatnya eksalasi perang dagang.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyampaikan, pertemuan tersebut sangat ditunggu pelaku pasar, dan diharapkan ada hasil yang positif.

“Semua berharap positif pertemuan nanti Presiden Trump dengan Presiden China XI Jinping untuk memberikan paling tidak solusi yang positif, dampaknya tentunya positif kepada emerging currencies, Rupiah juga mengalami penguatan,” ungkap Dody di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Gejolak Rupiah

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas