Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Mulai Tahun Depan Berlaku Sistem Beli Putus untuk Panenan Tebu

“Tapi Insyaallah tahun depan, ibu menteri (Rini Soemarno) beri arahan kepada kami untuk menerapkan sistem pembelian tebu putus,” kata Dolly

Laporan Reporter Kontan, Kiki Safitri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sistem beli putus untuk tebu saat ini sedang diupayakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani tebu. Direktur Utama Holding PTPN III Dolly Pulungan menjelaskan bahwa tahun depan akan mulai di instruksikan arahan sistem beli putus yang dinilai lebih menguntungkan petani mulai diberlakukan.

Sistem beli putus adalah sistem pembelian bagi hasil yang membuat pendapatan petani tebu lebih jelas, terkait dengan harga beli, hasil penjualan, hingga modal dan lahan tanam.

“Tapi Insyaallah tahun depan, ibu menteri (Rini Soemarno) beri arahan kepada kami untuk menerapkan sistem pembelian tebu putus,” kata Dolly kepada Kontan.co.id, Rabu (8/11/2018).

Sejauh ini regulasi terkait dengan sistem beli putus sedang dibicarakan dengan para petani tebu. Hal ini untuk mendukung instruksi Presiden Jokowi yang meminta pemerintah untuk melindungi para petani lokal.

“Sekarang lagi dibahas dengan petani tebu rakyat, bagaimana cara membuat sistem beli putus yang efisien, sehingga diharapkan bagaimana nanti bisa diimplementasikan, sehingga petani bisa berminat dan bisa menyiapkan tanaman lebih luas lagi,” jelasnya.

Baca: Tata Motors Pasok 30 Unit Truk Dapur Lapangan untuk Korps Brimob

Baca: Enam Produk Perawatan Kendaraan Genuine Ini Bikin Mobil Mitsubishi Selalu Oke dan Kinclong

Selanjutnya ia menegaskan bahwa rencananya PTPN akan melakukan pengelolaan lahan petani untuk meningkatkan produksi tebu. Namun nilai investasi ini masih dalam perhitungan dan belum dapat dipastikan.

Baca: Demi Menekan Biaya, Yamaha Sengaja Tak Pasang Smart Keyless Sistem di New R25

“Kita kelola langsung tebunya, tapi kami enggak beli ladangnya. Kami hanya mengelola langsung tebunya supaya terjamin peningkatan produktivitasnya. Tapi kan kita akan bicara supaya win win solution,” ungkapnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas