Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Boeing Tegaskan Pesawat 737 Max 8 Aman

Otoritas penerbangan di Indonesia dan India mendesak lebih banyak simulator latihan bagi pilot yang menerbangkan Boeing 737 Max

Boeing Tegaskan Pesawat 737 Max 8 Aman
Facebook/Lion Air Group
Pesawat Boeing 737 Max 8 pertama yang dikirim Boeing ke Indonesia, saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Juli 2017. 

TRIBUNNEWS.COM, SEATTLE - Otoritas penerbangan di Indonesia dan India mendesak lebih banyak simulator latihan bagi pilot yang menerbangkan pesawat Boeing 737 Max. Ini menyusul kecelakaan pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air beberapa waktu lalu. \

Namun, pihak Boeing Co menyatakan pesawat terlarisnya itu aman. CEO Boeing Dennis Muilenberg menyatakan, dirinya sangat yakin dengan keamanan pesawat seri 737 Max.

Seri tersebut adalah rangkaian terbaru yang dirilis Boeing untuk menggantikan seri sebelumnya.

"Kami tahu pesawat kami aman. Kami tidak mengubah filosofi desain kami," kata Muilenberg seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/12/2018).

Sebelumnya, regulator penerbangan India menyatakan bahwa para pilot yang menerbangkan pesawat Boeing 737 Max harus dilatih di simulator yang mereplikasi skenario yang menyebabkan jatuhnya pesawat Lion Air PK LQP dengan nomor penerbangan JT 610.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan segera menerbitkan persyaratan baru terkait simulator.

Lion Air Group pun dikabarkan tengah mempertimbangkan pembatalan pemesanan pesawat Boeing 737 Max setelah tragedi JT 610.

Lion Air masih menunggu pengiriman 190 unit pesawat Boeing 737 Max 8 senilai 22 miliar dollar AS.

Adapun satu unit simulator dibanderol 6 juta hingga 15 juta dollar AS, tergantung kebutuhan. Simulator membutuhkan waktu setahun untuk dikirim ke maskapai.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisruh 737 Max 8, Boeing Tegaskan Pesawatnya Aman"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas