Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Sektor Properti dan Pariwisata Harus Dibangun Bersama untuk Pembangunan Negara

Apabila Indonesia bisa meningkatkan jumlah turis setidaknya menjadi 20 juta turis, maka akan terkumpul lebih dari US$20 miliar setiap tahunnya

Sektor Properti dan Pariwisata Harus Dibangun Bersama untuk Pembangunan Negara
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkembangnya sektor pariwisata akan mendatangkan banyak devisa yang dibutuhkan negara.

Karena itu sektor properti dan pariwisata harus dibangun bersama untuk pembangunan negara, khususnya di bidang ekonomi.

Pembangunan ekonomi itu dari sisi devisa, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.

Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan apabila Indonesia bisa meningkatkan jumlah turis setidaknya menjadi 20 juta turis, maka akan terkumpul lebih dari US$20 miliar setiap tahunnya.

“Harapan saya, kita maju bersama-sama. Ini menjadi ekosistem yang sangat luar biasa penting yang perlu kita dukung bersama. Dari sisi devisa, lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat,”ujar Hary dalam pernyataannya saat menjadi pembicara kunci di hadapan ratusan pengusaha properti dari berbagai negara yang menghadiri FIABCI Global Business Summit 2018 “Affordable Housing and Tourism Development” di Nusa Dua, Bali, Jumat (7/12/2018).

Ketua Umum partai Perindo juga berharap dengan adanya agenda “Affordable Housing and Tourism Development” di Nusa Dua, Bali bisa meningkatkan awareness bagi dunia internasional terhadap Indonesia, terhadap Bali, sehingga mudah-mudahan bisa meningkatkan investasi masuk ke Indonesia.

“Harapan saya, acara ini akan menjadi starting point yang baik,"ujar Hary.

Hary mengatakan yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah peningkatan konsumsi, investasi, dan ekspor.

Ketika properti berkembang di Indonesia, konsumsi akan meningkat dan hal itu akan berdampak luas, mulai dari masyarakat kecil hingga pengusaha yang terkait, seperti pekerja bangunan, pabrik semen, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, FIABCI Global Business Summit 2018 “Affordable Housing & Tourism Development” berlangsung sejak 5 Desember lalu hingga 8 Desember mendatang di Nusa Dua, Bali.

Pada kesempatan itu, tampak hadir Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman, Sekjen REI Paulus Totok Lusida, pengurus REI se-Indonesia dan anggota FIABCI dari berbagai negara.(Willy Widianto)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Deodatus Pradipto
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas