Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Akses Gerbang Tol Wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur Berlaku Tarif Merata Rp 12.000

Setelah perubahan sistem transaksi menjadi sistem transaksi terbuka, berlaku tarif merata sebesar Rp 12.000 untuk kendaraan golongan I.

Akses Gerbang Tol Wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur Berlaku Tarif Merata Rp 12.000
IST
Akses Gerbang Tol Cikarang Utama yang akan dihapus mulai tanggal 23 Mei 2019 pukul 00.00 WIB 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penutupan gerbang tol Cikarang Utama mulai pukul 00.00 WIB tanggal 23 Mei 2019 dan menggeser transaksinya ke Gerbang Tol Cikampek Utama untuk kendaraan tujuan/dari timur dan Gerbang Tol Kalihurip Utama tujuan/dari selatan (Bandung) membawa konsekuensi berubahnya tarif.

Perubahan tarif ini terjadi pada akses gerbang tol di Wilayah 3 (setelah GT Cikarang Utama) yaitu wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur.

Setelah perubahan sistem transaksi menjadi sistem transaksi terbuka, berlaku tarif merata sebesar Rp 12.000 untuk kendaraan golongan I.

Sementara, untuk tarif yang berlaku di Wilayah 4 masih sama dengan tarif tol jarak terjauh (Jakarta IC – Cikampek/Kalihurip) yaitu tarif merata sebesar Rp. 15.000 untuk Gol I.

“Proporsi kendaraan setelah Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengalami perubahan sistem transaksi dan penyesuaian tarif, sebanyak 70 persen kendaraan tidak terdampak (tidak membayar lebih mahal) dan 30 persen yang terdampak membayar lebih mahal maupun lebih murah,” ungkap Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur, Kamis (16/5/2019). 

General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R. Lukman mengatakan, untuk akses gerbang tol di sebelah barat GT Cikarang Utama/sebelum GT Cikarang Utama, Kendaraan Golongan I tidak terdampak penyesuaian tarif tol akibat perubahan sistem transaksi.

Untuk penyesuaian tarif yang dilakukan pasca perubahan sistem transaksi juga tidak berdampak signifikan di Wilayah 2 (Jakarta IC - Cikarang Barat).

Disebutkan, ada penurunan tarif signifikan untuk Angkutan Logistik di Wilayah 2 yang mencapai Rp. 2.500 untuk kendaraan Gol. III, Rp. 2.000 untuk kendaraan Gol. IV dan Rp. 4.000 untuk kendaraan Gol. V.

Perubahan sistem transaksi tersebut diharapkan disebut dapat membawa sejumlah manfaat.  Antara lain berkurangnya frekuensi berhenti kendaraan untuk melakukan transaksi yang semula 2 kali untuk jarak jauh menjadi 1 kali untuk seluruh asal tujuan.

Selain itu juga meningkatkan kecepatan tempuh rata-rata di beberapa segmen khususnya di lokasi GT Cikarang Utama.

“Dengan perubahan sistem ini, untuk pengguna jalan dengan jarak terjauh diuntungkan dengan hanya melakukan transaksi satu kali, yang sebelumnya harus dua kali transaksi. Pengguna jalan dengan jarak terjauh hanya transaksi satu kali di pintu keluar,” jelas Subakti.

Perubahan sistem transaksi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek juga diklaim Jasa Marga akan membawa perbaikan kinerja pelayanan transaksi di gerbang tol yang dilihat dari V/C (Vehicle/Capacity) Ratio.

“Setelah perubahan sistem transaksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, V/C Ratio sudah cukup rendah. Yang tadinya rata-rata di atas 0,7 sekarang paling tinggi 0,64, jadi sudah cukup bagus sekali sehingga diharapkan kondisi lalu lintas dapat menjadi lebih lancar,” ungkap Subakti Suukur.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Choirul Arifin
  Loading comments...
berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas