Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pencarian Rumah Usai Lebaran Meningkat

Rata-rata mereka tertarik untuk mencari informasi tentang rumah di kawasan Bodetabek dengan harga di bawah Rp 500 juta

Pencarian Rumah Usai Lebaran Meningkat
kontan
Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP) Amrozi Hamidi, Komisaris Utama PT Adhi Commuter Properti Pundjung Setya Brata dan Manager Pemasaran PT Adhi Commuter Properti Djoko Santoso saat melihat salah satu maket properti yang dipamerkan pada acara LRT City Expo, di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018). Proyek LRT City yang dikembangkan oleh anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk, yaitu PT Adhi Commuter Properti (ACP) menggunakan konsep pendekatan TOD, hingga saat ini 3 kawasan sudah melakukan proses pembangunan, yaitu Eastern Green yang telah melakukan topping off, dan saat ini tengah dalam pekerjaan fasad. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pergerakan pasar properti usai Lebaran diperkirakan melaju positif.

Hal tersebut dapat terlihat dari minat mencari informasi tentang rumah dijual di portal properti Lamudi.co.id.   

Berdasarkan data Lamudi.co.id menyebutkan, tren pencarian rumah meningkat 120% usai Lebaran.

Rata-rata mereka tertarik untuk mencari informasi tentang rumah di kawasan Bodetabek dengan harga di bawah Rp 500 juta.

Secara keseluruhan pencarian rumah di bulan Mei ketika Ramadhan sebenarnya meningkat jika dibandingkan bulan April, peningkatannya sebesar 8,07%.

Baca: Baru Saja Ditinggal Suami, Rumah Mbah Suratni Roboh Diterpa Angin Kencang 

Namun, tren tersebut menurun pada tanggal 21 Mei hingga H-1 Idul Fitri dan akhirnya kembali meningkat usai Lebaran.     

Yoga Priyautama, Commercial Director Lamudi.co.id mengatakan, pencarian ini memang lumrah terjadi setiap tahunnya.

"Saat awal Ramadhan pencarian meningkat kemudian turun menjelang Lebaran dan kembali naik usai Idul Fitri," katanya.    

Kedepannya diperkirakan, tren pencarian rumah akan semakin membaik hingga akhir tahun 2019.

Keyakinan tersebut tentunya bukan tanpa sebab, salah satu faktor pemicunya adalah kepastian hukum setelah penetapan presiden dan wakil presiden hasil Pemilu April lalu.

Ditambah lagi, persoalan politik yang ada terkait hasil pemilu presiden akan diselesaikan secara konstitusional di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Bisnis properti sangat rentan terhadap kondisi politik, terutama untuk segmen atas yang banyak didominasi oleh investor. Mereka akan cenderung wait and see ketika melihat tidak stabilnya ekonomi dan keamanan,” katanya.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas