Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ibu Negara Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pornografi Bagi Pelajar SLTA di Medan

Ibu Iriana bersama istri Menteri Kabinet lainnya dalam kunjungan kerjanya melakukan penyuluhan bagi para pelajar SLTA di Medan tentang bahaya nar

Ibu Negara Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pornografi Bagi Pelajar SLTA di Medan
dok.BNN
Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam OASE-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) melakukan kunjungan kerjanya di di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) yang berlokasi di Jalan Dr. T. Mansur No. 9, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (02/11/2016). 

TRIBUNNEWS.COM -  Bahaya narkoba dan pornografi yang mengancam muda-mudi Indonesia, mengetuk hati Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam OASE-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja). 

Ibu Iriana bersama para istri Menteri Kabinet lainnya  dalam kunjungan kerjanya melakukan penyuluhan bagi para pelajar SLTA di Medan tentang bahaya narkoba dan pornografi, Rabu (02/11/2016)

Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) yang berlokasi di Jalan Dr. T. Mansur No. 9, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Saat tiba di tempat acara sekira pukul 14.00 WIB, Ibu Iriana disambut oleh Ibu Nora Ryamizard Ryacudu dan Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Runtung, S.H., M.Hum. Paduan suara dari para pelajar SMA Negeri 1 Medan turut menyambut kedatangan Ibu Iriana bersama rombongan.

Acara sosialisasi dimulai dengan pemaparan mengenai bahaya narkoba dan pornografi.

Usai pemaparan, sejumlah pelajar pun menyampaikan pandangannya terkait dengan sosialisasi yang mengambil tema "Generasi Muda Indonesia Bersatu Lawan Narkoba dan Pornografi Demi Masa Depan Indonesia Gemilang".

Seorang pelajar perempuan menyampaikan kegembiraannya terhadap sosialisasi yang dilakukan Ibu Negara bersama dengan OASE-KK.

Menurutnya, sosialisasi tersebut sangat bermanfaat dan memberikan inspirasi untuk menjauhkan narkoba.

"Acara ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya untuk berfikir lagi, untuk semakin maju lagi untuk berfikir bahwa narkoba itu sangat buruk dan tidak akan membawa manfaat sama sekali pada kita. Terutama sebagai generasi penerus bangsa, seharusnya kami memberikan hal-hal yang baik dan memberikan inspirasi bagi teman-teman kami," ujarnya.

Senada dengan itu, pelajar lainnya juga turut memberikan pandangan terkait sosialisasi yang menurutnya mengajarkan kepada mereka bahwa masa depan harus dipersiapkan dengan baik guna membanggakan orang tua, bangsa dan negara.

"Acara ini sangat bagus, acara ini sangat bermanfaat untuk kita semua. Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjauhkan kita dari bahaya narkoba, karena kita sebagai generasi muda harus menjadi generasi yang baik, karena orang-orang tua kita yang berada di depan kita ini harapan mereka jatuh di depan kita, bukan di tangan mereka lagi," ucap pelajar tersebut.

Selama kurang lebih satu jam melakukan peninjauan dan berdialog dengan para pelajar, Ibu Iriana bersama rombongan bergegas menuju agenda kunjungan kerja selanjutnya.

Peninjauan Program Deteksi Dini Kanker pada Perempuan

Agenda kunjungan kerja Ibu Negara ke Provinsi Sumatera Utara kali ini juga dimanfaatkannya untuk melakukan peninjauan program deteksi kanker leher rahim (serviks).

Bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) dan Kementerian Kesehatan, Ibu Negara bertolak menuju Pasar Petisah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan usai memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan pornografi pada para pelajar SLTA di Kota Medan.

Tiba sekitar pukul 15.00 WIB, Ibu Iriana beserta rombongan disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Polita Nasution.

Upaya deteksi dini kanker pada perempuan tersebut dilakukan dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker serviks serta Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS) untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker payudara.

Sebanyak 170 orang telah terdaftar mengikuti pemeriksaan tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 orang dinyatakan positif IVA, sementara 1 orang lainnya ditemukan menderita tumor payudara.

Program deteksi dini kanker pada perempuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Pencanangan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan yang telah dicanangkan oleh Ibu Iriana di Kulon Progo, Yogyakarta, pada bulan April 2015 lalu.

Sebelumnya, Ibu Iriana bersama dengan OASE-KK juga melakukan peninjauan program tersebut di sejumlah lokasi di DKI Jakarta dan juga Sidoarjo, Jawa Timur.

Selanjutnya Ibu Iriana bersama rombongan melakukan peninjauan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara, yang sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Ibu Iriana ke Provinsi Sumatera Utara sebelum kembali ke Jakarta pada petang hari.

Turut menyertai Ibu Iriana Joko Widodo dalam kunjungan kerja kali ini adalah Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla serta sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam OASE-KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja).

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Advertorial
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas