Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Generasi Muda Ujung Tombak Pelestarian 'Kain Etnik Nusantara'

Ini dilakukan untuk lebih memasyarakatkan dan membudayakan memakai kain etnik khas Indonesia diluar acara seremonial.

Generasi Muda Ujung Tombak Pelestarian 'Kain Etnik Nusantara'
Istimewa/KUKM
Bintang Puspayoga memberikan sambutan sekaligus membuka "Pesona KAIN BATIK ETNIK Nusantara" di Galery Indonesia Wow Jakarta 01 September 2016 

TRIBUNNEWS.COM - Bintang Puspayoga, istri Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga berharap para desainer kain etnik di seluruh Indonesia bisa mempromosikan keindahan dan pesona kain‎ ke segala kalangan, khususnya generasi muda.

Tujuannya, agar generasi muda selalu mencintai dan memaknai kain Indonesia.

"Saya juga berharap agar acara seperti ini tidak sebatas seremonial, melainkan bisa berkelanjutan untuk memelihara budaya etnik nusantara," kata Bintang dalam sambutannya di acara Pesona Kain Etnik Nusantara, di Gedung Smesco Jakarta, Kamis (1/9).

‎Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Komunitas Desain Etnik H Raizal Boeyoeng Rais menyebutkan tujuan digelarnya acara ini memang untuk lebih memasyarakatkan dan membudayakan memakai kain etnik khas Indonesia.

"Kalau bukan kita untuk melestarikan kain etnik nusantara, siapa lagi? Apalagi, ada kain etnik kita yaitu kain kurung sudah dipatenkan dan diakui oleh Malaysia. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh kalangan dan lapisan masyarakat untuk menjaga pesona kain etnik tetap menjadi milik kita, milik bangsa Indonesia," papar Boeyoeng. 

Sementara itu, Dirut Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Kementrian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi menambahkan bahwa Gallery UKM Smesco‎ "Galeri Indonesia WOW" akan menjadi pusat desain para desainer Indonesia.

"Dari Smesco akan lahir tren-tren fesyen berbasis heritage Indonesia, dan bernuansa budaya Nusantara. Selain itu, kita juga ingin masyarakat khususnya kalangan generasi muda 'aware' menggunakan kain nusantara. Dengan begitu, kita turut meningkatkan UKM-UKM kita, selain memelihara budaya kain etnik," kata Zabadi.

‎Zabadi memastikan event-event seperti itu merupakan hal yang rutin.

"Hampir tiap minggu kita menggelar event yang menunjukkan bahwa UKM kita juga memiliki keunggulan. Dan, agar masyarakat cinta produk UKM Indonesia. Yang jelas, kita akan selalu memfasilitasi event-event yang berkaitan dengan pemberdayaan produk-produk UKM agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri," imbuh Zabadi.

Menurut Zabadi, pihaknya memiliki tenant UKM seluruh Indonesia sebanyak 2000 UKM.

"Selain itu, kita terus melakukan capacity building untuk UKM di seluruh Indonesia, dimana ada sekitar 90 ribu produk UKM hasil kurasi yang ada di Galeri kami. Untuk yang belum lolos kurasi, kita terus melakukan pendampingan," pungkas Zabadi.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Advertorial
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas