Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Ini Catatan Penting Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI 2015

Catatan penting tersebut diungkapkan Ketua DPD RI Irman Gusman yang bertindak sebagai pimpinan sidang bersama.

Ini Catatan Penting Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI 2015
DOK. DPD RI
Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). Ketua DPD RI Irman Gusman bertindak sebagai pimpinan sidang dalam kesempatan tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM – Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2015 digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD RI Irman Gusman menyampaikan pidato sambutan selaku pimpinan sidang bersama.

Dalam pidato tersebut, ia menyampaikan beberapa catatan penting mengenai penyelenggaraan negara sejauh ini. Ia mengapresiasi kinerja pemerintah terdahulu mulai dari Presiden pertama hingga Presiden ke enam.

Lebih lanjut, ia pun mengharapkan kinerja positif itu tetap berlanjut di bawah kepemimpinan presiden ke tujuh saat ini.

Salah satu yang menjadi catatan positif pemerintahan saat ini, menurut Irman, adalah realisasi dana desa yang mulai dicairkan sejak April 2015 kemarin.

“Alokasi dana desa tersebut merupakan amanat undang-undang dan sejalan dengan visi DPD RI, ‘Membangun dari Daerah’”, tuturnya.

 Sidang Bersama DPD RI - DPR RI
Ketua DPD RI Irman Gusman saat menjadi pimpinan Sidang Bersama DPD RI - DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015)

Meskipun demikian, Irman pun menyoroti beberapa hal yang harus menjadi catatan khusus pemerintah saat ini. Salah satunya perimbangan keuangan pusat dan daerah yang masih belum proporsional.

Oleh karena itu, sebagai salah satu solusi, DPD RI tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah (RUU PKPD) sebagai perbaikan atas aturan perimbangan yang telah ada saat ini.

Selain itu, untuk menambah dalam wawawsan kebangsaan bernegara, DPD RI juga sedang menyusun draft RUU Wawasan Nusantara yang nantinya akan masuk dalam program legislasi nasional prioritas tahun 2015. RUU tersebut nantinya akan disampaikan pada DPR RI dan dibahas bersama pemerintah.

 Sidang Bersama DPD RI - DPR RI
Ketua DPD RI bersama Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua DPR RI Setya Novanto saat acara Sidang Bersama DPD RI - DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Di samping itu, dalam kesempatan tersebut Irman Gusman juga menyampaikan hasil aspirasi masyarakat daerah yang dilakukan anggota DPD RI masing-masing provinsi. Menurutnya, aspirasi masyarakat tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah.

Setidaknya terdapat enam isu yang menjadi aspirasi utama masyarakat di daerah, yakni ketersediaan daya listrik, efektivitas pelayanan BPJS, kesejahteraan guru dan tenaga perawat kesehatan di daerah terpencil,  turunnya harga komoditas pertanian seperti kelapa sawit, garam, dan jagung, serta masalah pembangunan di wilayah perbatasan dan penuntasan RT/RW.

Keenam isu tersebut menurut Irman Gusman harus menjadi perhatian pemerintah. Ibarat perahu yang sedang berlayar untuk sampai ke pulau tujuan, Irman menyatakan semua pihak harus bekerja keras dan bahu-membahu menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Agar menjadi negara yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan dilandasi kepribadian Indonesia seutuhnya,” kata Irman.

Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2015 sendiri digelar karena merupakan amanat konsitutsi. Dilangsungkan dengan agenda pokok mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Sidang Bersama tersebut dihadiri sejumlah pihak, mulai dari pejabat tinggi negara sampai para gubernur, walikota, dan bupati dari seluruh provinsi Indonesia.

Foto Bersama Usai Sidang Bersama DPD RI - DPR RI
Ketua DPD RI Irman Gusman berfoto bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat tinggi negara usai Sidang Bersama DPD RI - DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Tercatat beberapa nama mantan pejabat tinggi negara hadir dalam Sidang Bersama itu. Mulai dari Presiden ketiga BJ Habibie, Presiden kelima Megawati Soekarnoputri, Mantan Wakil Presiden Hamzah Haz dan Try Sutrisno, serta mantan Ketua DPD RI Ginandjar Kartasasmita.

Selain itu, para menteri Kabinet Kerja, ketua partai politik, dan perwakilan negara-negara sahabat pun turut hadir di Sidang Bersama tersebut dengan menempati posisi di balkon.

Sebagai catatan akhir, dalam akhir pidato sambutannya, Irman pun membacakan sebait pantun yang mencerminkan rasa nasionalisme Indonesia:

Kabar DPD RI. (advertorial)

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Advertorial
  Loading comments...

Baca Juga

berita POPULER
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas