Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Berita Parlemen

Terima Delegasi Venezuela, Fahri Minta Kedekatan Pemikiran Para Pendiri Bangsa Harus Terus Dijaga

Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Fahri Hamzah mengakui bahwa jarak fisik antara Venezuela dengan Indonesia sanga

Terima Delegasi Venezuela, Fahri Minta Kedekatan Pemikiran Para Pendiri Bangsa Harus Terus Dijaga

Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Fahri Hamzah mengakui bahwa jarak fisik antara Venezuela dengan Indonesia sangat jauh, tetapi antara pendiri bangsa, Venezuela mauoun Indonesia, mempunyai jarak bepemikir yang cukup dekat.

"Dan, kedekatan ini yang harus kita jaga dari waktu ke waktu. Sehingga jarak pemikiran itu, sebetulnya bisa melampaui jarak fisik ke dua negara," kata Fahri Hamzah saat menerima kunjungan Diplomasi Wakil Menteri Luar Negeri/Vice Minister Of Foreign Affairs Venezuela For Asia, Middle East and Oceania, H.E MR. Ruben Dario Molina di ruang pertemuan Ketua DPR di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Dari jarak pemikiran yang sangat dekat itu, lanjut politisi dari PKS itu, sebenarnya antara dua negara memiliki pondasi, ideologi dan cara bepikir yang juga dekat.

"Dan kita Indonesia, telah memproduksi dasar-dasar negara yang berbasis kepada pemikiran-pemikiran pendiri bangsa yang relatif sama," sebutnya.

Karenanya, Fahri berharap pondasi itu oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang, bisa diteruskan dalam rangka saling membantu dan saling bekerja sama.  

"Dulu, diawal kemerdekaan kita belum punya teknologi sebanyak yang kita miliki saat ini, tetapi kita bisa dekat. Apalagi sekarang dengan peralatan transportasi dan teknologi yang luar biasa, tentu kita bisa saling lebih dekat," ucapnya.

Lantas, fahri pun berharap dengan situasi yang ada sekarang ini, terutama di Venezuela dan Amerika Latin secara umum, ke dua negara dapat mengkonslodiasikan kembali pemikiran-pemikiran yang bijaksana, tentang bagaimana cara mengatur kehidupan bersama yang lebih baik.

"Kami juga pensan dan menitip salam kepada pemimpin Venezuela agar tetap memiliki semangat untuk membela pikiran-pikirannya agar prinsip-prinsip keadilan di dalam cara kita melihat dunia ini tetap diperjuangkan. (*)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Content Writer
  Loading comments...

Berita Terkait :#Berita Parlemen

berita POPULER
© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas