Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Staf Museum Pecahkan Keramik Peninggalan Dinasty Sung

Museum Nasional China di Beijing, Sabtu (30/7/20110 akhirnya membenarkan adanya insiden pecahnya piring keramik berusia delapan abad

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Museum Nasional China di Beijing, Sabtu (30/7/2011) akhirnya membenarkan adanya insiden pecahnya piring keramik berusia delapan abad peninggalan Dinasti Sung, oleh staf museum.

Sebelumnya, insiden tersebut disebarkan oleh situs media warga di Sina Weibo pada awal Juli lalu yang mengabarkan telah pecah sebuah piring keramik berharga dari jaman Dinasti Sung (960-1279 Masehi).

Seorang Netizen bernama Long Can menulis di laman internet tentang keramik produk pembakaran tembikar Ge yang sangat terkenal masa Dinasti Sung telah dipecahkan secara tidak sengaja oleh seorang staf museum. Keramik tersebut merupakan bagian dari 1.106 buah koleksi keramik super langka di Museum Nasional China yang juga dikenal sebagai Museum Istana (Gu Gong Bo Wu Guan). Kabar itu juga dilansir oleh Jinghua Times sebuah koran lokal di Beijing.

Kabar pecahnya koleksi keramik antik itu segera diposting ulang oleh belasan ribu netizen di China dalam beberapa jam saja. Warga menyatakan keprihatinan atas cara kerja staf Museum Nasional China. Akhirnya pihak Museum Nasional China mengakui seorang staf mereka yang sedang mengadakan uji coba dan analisa koleksi, tanpa sengaja mengakibatkan keramik antik pecah.

Pihak museum juga menyatakan uji coba lebih lanjut terhadap koleksi keramik antik dihentikan. Museum Nasional juga telah melaporkan insiden itu ke aparat hukum. Museum Nasional telah mengadakan serangkaian pertemuan terkait insiden itu, tetapi belum melapor secara resmi kepada Kementerian Kebudayaan dan Badan Administrasi Warisan Budaya China.

Karena belum ada pihak yang dituntut bertanggungjawab, kalangan netizen China menduga pihak Museum Nasional berusaha menyembunyikan insiden memalukan itu.

  Loading comments...
© 2016 TRIBUNnews.com All Right Reserved
Atas