close [x]
Tribunnews.com

Remas Pantat Pelajar SMA, Kepala Kereta Api Dikejar Seperti Maling

Selasa, 25 Desember 2012 16:58 WIB
Remas Pantat Pelajar SMA, Kepala Kereta Api Dikejar Seperti Maling
ANN
Hidehiko Kinbira, kepala kantor JR Kobe perfektur Hyogo.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNNEWS.COM - Kasus meraba wanita di dalam kereta api banyak sekali terjadi di Jepang. Biasa disebut chikan untuk laki dan apabila pelakunya wanita disebut chijo. Demikian laporan yang diturunkan Tribunnews.com dari Tokyo, Jepang, Selasa (25/12/2012).

Sekitar 77 persen wanita di Jepang terkena chikan khususnya saat kerata api sedang ramai, pergi ke kantor dan pulan dari kantor. Di daerah Kanto (Tokyo dan sekitarnya) dua jalur kereta paling rawan adalah Tokaido line dan Saikyo Line, karena panjang, jarang berhenti, memberikan kesempatan para pelaku untuk melampiaskan nafsu seksnya di dalam kereta api, meraba, menggosokan bagian intimnya ke tubuh wanita.

Yang menarik belakangan ini pelaku chikan justru tidak sedikit dari kalangan berada, punya uang dan punya pangkat. Misalnya saja minggu lalu, polisi Osaka menangkap seorang Kepala kantor perusahaan kereta api besar, West Japan Railway Company, karena meremas-remas pantat gadis 17 tahun di dalam kereta api.

Polisi menangkap Hidehiko Kinbira (56) di stasiun Tennoji, Osaka. Kinbira adalah kepala kantor JR Kobe perfektur  Hyogo karena kedapatan melakukan chikan kepada pelajar kelas 3 SMA di dalam kereta  Hanwa Line antara stasiun Bishoen dan Tennoji pada 21 Desember 2012, sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

Tersangka menolak disebut chikan, “Saya hanya menyentuh tangannya saja tidak melakukan chikan,” paparnya.

Namun komentarnya itu ditentang seorang penumpang lain, laki-laki usia 24 tahun yang melihat langsung kelakuan Kinbira tersebut sebelum kereta berhenti di stasiun Tennoji.

Halaman12
Editor: Widiyabuana Slay
Komentar Anda
© 2015 TRIBUNnews.com All Right Reserved